Penambalan Gelar Terhadap Bupati Rohil Dengan Gelar Datuk Sri Setia Amanah dan Wabup Rohil dengan Gelar Timbalan Datuk Sri Amanah

lensa86.com || Bagansiapiapi – Seusai rapat, Selasa (23/05/2023) lalu, sekretaris LAM Riau Rokan Hilir, Bachtiar, menjelaskan bahwa ada dua kegiatan yang akan dilaksanakan oleh LAM Riau Rohil yakni pertama pengukuhan pengurus LAM masa hikmat 2022-2027 dan yang kedua prosesi penambalan Datuk Sri Setia Amanah dan Timbalan Datuk Sri Setia Amanah. Lembaga adat Melayu Kabupaten Rokan Hilir akan melaksanakan penambalan adat kepada pemangku kekuasaan adat negeri, Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong dengan gelar Datuk Sri Setia Amanah dan wakil pemegang kekuasaan adat negeri, wakil bupati Rokan Hilir H.Sulaiman dengan gelar timbalan Datuk Sri Amanah.

“Pengukuhan pengurus LAM Riau Rohil berdasarkan hasil musda LAM Riau Rohil pada bulan Nopember 2022 kemaren,”ujar Bachtiar, mantan anggota DPRD Rohil ini menjelaskannya.

Pada saat pengukuhan tersebut di khususkan pengukuhan Datuk Sri MKA, H.Nasrudin Hasan dan Datuk Sri DPH Juprizan,SPi.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penambalan gelar adat sebagai pemegang kekuasaan adat negeri kepada bupati Afrizal Sintong,Sip dan wakil bupati H.Sulaiman Azhar,SS,MH.

Bachtiar mengatakan pada pelaksanaannya bupati Rokan Hilir nanti akan dipinang secara adat oleh pemangku adat dimana pada prosesnya para pemangku adat LAM Riau Rohil membawa tepak sirih menghadap bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong untuk dipinang secara adat agar bersedia sebagai pemangku adat negeri Rokan Hilir dengan bergelar Datuk Sri Setia Amanah dan wakil bupati Rohil H.Sulaiman bergelar Datuk Timbalan Sri Setia Amanah.

Pada acara penambalan tersebut akan dilaksanakan dengan penuh hikmat secara adat dengan iringan empat musik penambalan. Saat penambalan tersebut tentunya para Datuk Datuk pengurus lama juga diundang karena sebagaimana adat Melayu menegaskan yang tuo dituokan.

“Pada prosesi penambalan itu dari penyambutan hingga prosesi penambalan dan pengukuhan akan kita rajut dengan prosesi adat dengan iringan kompang, sambutan pencak silat dan upah upah serta gemuruh tambur hingga ke singgasana tahta. Pelaksanaannya dipusatkan di balai adat Melayu Jalan Kecamatan Komplek perkantoran batu enam Bagansiapiapi, “pungkas Bachtiar. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *