Pj Ketua TP PKK Kabuapaten Kampar Ny Ricana Hambali Dampingi Pj Ketua TP PKK Provinsi Riau Ny.Zuliana Rahman Hadi Kunjungi Rumah Madu Wilbi di Kuok.

Kuok – Setelah melaksanakan kegiatan penanaman dan panen cabai di Stanum Bangkinang, Pj Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Ny. Ricana Djayanti Hambali mendampingi Pj Ketua TP PKK Provinsi Riau Ny. Zuliana Rahman Hadi mengunjungi Rumah Madu Wilbi di Kecamatan Kuok, Jumat (04/10/2024).

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kampar, khususnya di sektor madu dan produk olahannya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, Ricana Djayanti Hambali, menyampaikan dukungannya terhadap Rumah Madu Wilbi sebagai salah satu contoh sukses pengembangan UMKM lokal yang mampu berinovasi dalam menghasilkan produk-produk berbasis madu.

“Kami sangat mendukung upaya seperti yang dilakukan Rumah Madu Wilbi ini. Inovasi dan kreativitas dalam mengolah produk madu menjadi berbagai produk turunan sangat membantu meningkatkan daya saing UMKM Kabupaten Kampar,” ujarnya.

Dengan Kunjungan TP PKK Provinsi Riau ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi UMKM di Kabupaten Kampar untuk terus berinovasi dan berkembang, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal.

Sementara itu, Pj Ketua TP PKK Provinsi Riau, Zuliana Rahman Hadi, mengungkapkan harapannya agar UMKM dan industri kecil menengah (IKM) di Kampar terus berkembang dan mampu menembus pasar nasional sampai internasional.

“Semoga kunjungan ini bisa menjadi motivasi bagi UMKM dan IKM di Kampar dalam pengembangan produk mereka. Kami berharap semakin banyak produk lokal yang berkualitas dan berdaya saing tinggi dapat dipasarkan secara lebih luas,” kata Zuliana.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut Pemilik Rumah Madu Wilbi, Leni Lestiarini, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan rombongan TP PKK Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar. “Alhamdulillah, usaha kami saat ini tidak hanya memproduksi madu asli, tetapi juga telah mengembangkan produk olahan lainnya seperti sabun dan minyak rambut ‘Femode’. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Pj Ketua TP PKK Provinsi Riau dan Pj Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, atas kunjungan dan bimbingan yang telah diberikan,” ungkapnya. (Advetorial Kampar)




Pj. Gubernur Riau Dan Pj. Ketua TP PKK Prov. Riau Laksanakan Kunjungan Kerja Di Kabupaten Kampar

Bangkinang Kota,- Pj. Gubernur Riau Dr. Rahman Hadi, M.Si beserta Pj. Ketua TP PKK Provinsi Riau Zulia Rahman Hadi tiba di Kabupaten Kampar bersama rombongan dalam rangka Kunjungan Kerja dibeberapa sektor, dan tentunya disambut langsung oleh Pj. Bupati Kampar Hambali, SE, MH yang juga bersama Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali, Jum’at (4/10).

Bertempat di halaman Posyandu Melati Kelurahan Langgini Kecamatan Bangkinang Kota, rombongan untuk pertama kali tiba dan tampak disambut juga oleh Pj. Sekda Kampar Ramla, Kepala Puskesmas Bangkinang Kota dr. Yudi, para pengurus TP PKK Kabupaten Kampar, Para Tenaga Medis, Organusasi Mitra Paud, Kader Posyandu dan oleh para perwakilam dari OPD di lingkungan Perintahh Kabupaten Kampar sertabpara pemuka masyarakat setempat.

Adapun sektor yang akan mendapat kunjungan oleh Pj. Gubernur Riau beserta Pj. Ketua TP PKK Provinsi Riau dan merupakan rakangkaian kegiatannya adalah Pembinaan Posyandu yamg kali ini dipusatkan di Posyandu Melati Kelurahan Langgini Kecamatan Bangkinang Kota, yang mana Pj. Ketua TP PKK Provinsi Riau adalah juga merupakan Pj. Ketua Pembina Posyandu Provinsi Riau, melakukan peninjauan terhadap Pembangunan Jembatan Sipungguk Kecamatan Salo oleh Pj. Gubernur Riau yang didampingi Pj. Bupati Kampar, Kunjungan Ke Paud Percontohan Kabupaten yaitu Paud Terpadu Pertiwi Bangkinang Kota oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar yang juga bertindak selaku Bunda Paud Provinsi Riau, Rapat Kerja Pj. Gubernur Riau bersama Pj. Bupati Kampar beserta Para Asisten, Para Staf Ahli, Para Pimpinan OPD dan para Camat se Kabupaten Kampar yang bertempat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Peninjauan Kebun Cabai TP PKK Kabupaten Kampar sembari melaksanakan Gerakan Menanam (Gernam) Cabai bersama oleh Pj. Ketua TP PKK Provinsi Riau bersama Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar beserta jajaran, Kunjungan ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar oleh Pj. Ketua TP PKK Provinsi Riau yang diketahui juga bertindak selaku Ketua Dekranasda Provinsi Riau dan melakukan jamuan makan siang bersama di Rumah Lontiok Kecamatan Bangkinang.

Pj. Gubernur Riau mengatakan bahwa kegiatan ini adalah untuk pertama kali di Kabupaten Kampar dilakukannya semenjak dilantik menjadi PJ. Gubernur Riau beberapa waktu lalu, dengan tujuan ingin melihat langsung kegiatan-kegiatan pembangunan yang telah atau sedang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar dan ingin meningkatkan sinergitas dalam pembangunan pemerintahan antar Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Daerah.

Dikesempatan yang sama Pj. Bupati Kampar juga sampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan ini dan mendapat manfaat yang sangat besar.
“Kita sangat berbangga bahwa Pj. Gubernur Riau beserta isteri dapat berkenan dan berkesempatan mengunjungi daerah kita yang kita cintai ini dalam berbagai rangkaian kegiatan kerjanya di Kabupaten Kampar ini” ujar Hambali.

Hambali juga katakan semoga dengan kunjungan kerja yang dilakukan oleh Pj. Gubernur Riau ini Pemerintah Kabupaten Kampar dapat mengambil pelajaran dan masukan dari berbagai arahan yang diberikan orang nomor satu di Provinsi Riau ini demi kemajuan Kabupaten Kampar ke depan. (Advetorial Kampar)




Ketua Dekranasda Kampar Sambut Kunjungan Ketua Dekranasda Prov. Riau Di Galeri Dekranasda Kab. Kampar

Bangkinang Kota- Rangkaian kegiatan Kunjungan Kerja Pj. Ketua TP PKK Provinsi Riau Zulia Rahman Hadi juga meliputi kunjungan kerjanya sebagai Ketua Dekranasda Provinsi Riau, yang dilaksanakannya dengan mengunjungi Galeri Dekranasda Kabupaten Kampar yang terletak di Komplek Markaz Islamic Center Bangkinang Kota yang diketahui juga diketuai langsung oleh Ricana Djayanti Hambali, pada Jum’at (4/10).

Ketua Dekranasda Provinsi Riau dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar dalam hal kegiatan ini tampak turut didampingi oleh Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Kampar Sasminedi, beliau juga merupakan Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Kampar dan Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan IKM Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Kampar yang juga merupakan Pengurus Dekranasda Kabupaten Kampar.

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengenal lebih dekat aneka produk kerajinan dari Kabupaten Kampar, mulai dari Batik Kampar, Kain Tenun Songket Kampar, Batik dari hasil Ecoprinting, anyaman Tudung Saji, makanan khas Kampar hingga proses membatik dan membuat kain songket.
“Selamat datang Ibu Ketua Dekranasda Provinsi Riau dan Ibu Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar di Galeri Dekranasda Kampar ini beserta rombongan, silakan nanti jika ingin mencoba membatik, menenun dan mengenal serta mencicipi makanan khas Kampar serta mengenal lebih dalam dengan beragam produk kerajinan di sini,” ujar Sasminedi dalam penyambutannya.

Diwaktu yang sama Ketua Dekranasda Kabupaten Kampar juga mengatakan, selain menjadi Sentra produksi Batik Kampar, Dekranasda Kabupaten Kampar juga menjadi sentra belajar aneka kerajinan tangan, mulai menganyam Tudung Saji, Beragam Tas dari bahan tanaman, hingga membatik langsung bersama pengrajin.

“Selain itu di showroom Dekranasda Kampar ini, juga dipajang aneka hasil produk Batik Kampar dari para Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang mana juga telah banyak laku terjual dan juga telah mendapatkan berbagai macam penghargaan. Dekranasda Kabupaten Kampar juga menerima pesanan/order mulai dari Songket, batik, dan lain sebagainya,” tambahnya.

Ricana juga menjelaskan bahwa Dekranasda Kabupaten Kampar juga selalu melakukan berbagai pembinaan terhadap para pengrajin dan juga ikut berperan dalam meningkatkan produktifitas dari para pengrajin melalui berbagai macam pelatihan.

Ketua Dekranasda Provinsi Riau mengaku sangat senang bisa hadir langsung hingga bisa mencoba menggunakan alat pembuat songket dan melihat para ABK membatik di Galeri Dekranasda Kabupaten Kampar ini.

“Sebuah kebahagiaan bagi kami, saya khususnya untuk bisa hadir, mengenal lebih dekat dengan produk kerajinan dari Kampar ini, terlebih melihat pengrajin dari ABK inu katanya sambil haru.
Ia mengapresiasi Dekranasda Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Daerah yang terus melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap para pengrajin dalam menghasilkan produk lokal yang dapat berdampak pada peningkatan ekonomi para pengrajin sendiri, pendapatan daerah dan dapat menekan laju inflasi daerah.
“Kita di sini tentunya juga mengapresiasi apa yang telah dilakukan Dekranasda Kabupaten Kampar dalam rangka memajukan daerah melalui peningkatan produksi lokal kerajinan daerah, hasil karya masyarakat yang bernilai ekonomis yang tinggi,” lanjutnya.
Produk para pengrajin Kabupaten Kampar yang dibina Dekranasda Kabupaten Kampar telah dikenal luas, karena selalu hadir pada bazar dan event hingga meraih prestasi dan penghargaan di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional.

Ketua Dekranasda Provinsi Riau ini juga berpesan, agar Dekranasda Kabupaten Kampar untuk selalu aktif dalam memberikan pendampingan terhadap para pengrajin, agar selalu inovatif dan kreatif.

Dalam kunjungannya ke galeri ini, Ketua Dekranasda Provinsi Riau berkenan mwncicipi berbagai hidangan khas Kampar yang telah disuguhkan dan tampak menikmati sekali serta mengakui akan kelezatannya. (Advetorial Kampar)




Pj. Ketua Pembina Posyandu Kampar Dampingi Pj. Ketua Pembina Posyandu Provinsi Riau Lakukan Pembinaan Di Posyandu Melati Kel. Langgini

Bangkinang Kota- Pj. Ketua TP PKK Provinsi Riau Zulia Rahman Hadi yang juga bertindak selaku Pj Ketua Pembina Posyandu Provinsi Riau, lakukan kunjungan kerja ke Posyandu yang kali ini dilakukan di Posyandu Melati Kelurahan Langgini Kecamatan Bangkinang Kota yang didampingi langsung oleh Pj Ketua Posyandu Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali, Jum’at (4/10).

Pada kesempatan ini tampak Pj. Gubernur Riau dan Pj. Bupati Kampar ikut serta dalam kegiatan pembinaan ini. Pj. Ketua Pembina Posyandu Provinsu Riau berharap Posyandu ini terus bisa diaktifkan, agar dapat memenuhi kesehatan anak. Menurutnya Posyandu itu bukan untuk para ibu-ibu saja melainkan untuk anak-anak dan Lansia tentunya.
“Posyandu ini bukan untuk kita saja, kita sudah habis masa atau sudah lewat waktu, tinggal bagaimana kita memenuhi kebutuhan hak asuh anak. Posyandu itu dikelolah oleh masyarakat dan untuk masyarakat,” ujarnya.

Kemudian beliau juga mengajak kader-kader posyandu untuk lebih membuat Posyandu lebih tampil ceria agar lebih mudah melakukan ajakan terhadap anak untuk hidup sehat, agar anak-anak lebih betah saat datang ke Posyandu. “Dan untuk para ibu-ibu agar lebih aktif dan kreatif dalam mengasuh anak-anaknya, jika tidak tahu tolong ibu tanyakan pada ahlinya, kapan dan apa saja boleh ibu tanyakan ” demikian dikatakannya saat meninjau Posyandu sembari bercengkerama dengan masyarakat dan anak-anak yang datang ke Posyandu tersebut.

Selanjutnya Zulia juga mengimbau kepada kader-kader Posyandu dan Pengurus TP-PKK Kabupaten Kampar, agar selalu memajukan Posyandu karena Posyandu tidak hanya berperan sebagai pusat layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga sebagai lembaga yang mendukung pembangunan masyarakat di tingkat desa.

Pj. Gubernur Riau didampingi oleh Pj. Bupati Kampar dikesempatan yang sama juga berikan arahan agar semua pihak untuk dapat terus mendorong pengembangan Posyandu agar mampu memberikan pelayanan dasar sesuai standar pelayanan minimal (SPM).
“Peran Posyandu sebagai Pos Pelayanan Terpadu untuk kepentingan masyarakat agar program Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah dapat mencapai sasaran secara cepat,” jelas Pj Gunernur Riau ini.

Lebih lanjut, dia mengatakan untuk meningkatkan kinerja Posyandu salah satunya adalah adanya kemauan dari para kader Posyandu. Apabila masing-masing Kader Posyandu memiliki kemauan untuk memperkuat Posyandu, maka geraknya akan lebih optimal. Namun sebaliknya, apabila kadernya tak berniat menggerakkan, maka Posyandu tersebut tak akan memberikan manfaat yang berarti. Oleh karena itu, Ketua Pembina Posyandu di masing-masing daerah harus menyadari peran strategis tersebut.

Dan Pj. Bupati Kampar juga ikut menegaskan bahwasanya Posyandu merupakan bagian penting dari Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) seperti organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Oleh karena itu, salah satu peran penting Posyandu untuk memperkuat desa adalah menekan laju urbanisasi. Tak hanya mengurusi kesehatan, Posyandu juga berperan dalam melayani di bidang pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, dan sosial.

Pada Kunjungan Kerjanya disektor Pembinaan Posyandu ini, Pj. Ketua Pembina Posyandu Provinsi Riau serahkan Bantuan berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada Posyandu Melati yang diterima secara simbolis oleh Kader Posyandu Ibu Dewi, berupa Telor, Susu, Gula dan Kacang Hijau. Berbagai bantuan juga diberikan kepada ibu hamil, Balita, dan Lansia. (Advetorial Kampar)




Perkuat keamanan Informasi dilingkup Pemda, Dinas Kominfo Kampar Gelar Rapat Koordinasi Operator Persandian Kecamatan Se-Kabupaten Kampar

Bangkinang – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar selenggarakan Rapat Koordinasi Operator Persandian Kecamatan se Kabupaten Kampar yang di gelar di Aula Kantor Diskominfo dan Persandian Kabupaten Kampar.Kamis(3/10/2024).

Rapat Tersebut Dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar, Irwan Muhammad ST. MT. MIDS yang di dampingi oleh Sekretaris, Irwan AR, Ketua Forum Operator Persandian Kabupaten Kampar Fakhrurozy, Camat Koto Kampar Hulu selaku pembina forum Persandian Kabupaten Kampar Ahmad begab, Ketua panitia Yuli Bonafius sekaligus sekretaris Forum Persandian Kabupaten Kampar dan dihadiri oleh Operator Persandian Kecamatan se-Kabupaten Kampar.

Sebagaimana disampaikan Plt. Kepala Dinas Kominfo, Operator Persandian Kecamatan di Kabupaten Kampar merupakan perpanjangan tangan Dinas Kominfo Kabupaten Kampar dalam penguatan keamanan informasi di lingkup pemerintahan daerah Kabupaten Kampar.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kampar menyampaikan pentingnya peran operator persandian di tingkat kecamatan sebagai ujung tombak dalam menjaga keamanan data dan komunikasi pemerintahan. “Operator persandian kecamatan adalah kunci dalam memastikan keamanan informasi di tingkat lokal, terutama dalam menghadapi tantangan keamanan siber yang semakin meningkat,” kata beliau saat membuka rapat.

Selain itu operator persandian kecamatan diharapkan bersama-sama melakukan evaluasi mengenai akses jaringan di wilayah masing-masing. Beberapa kecamatan masih menghadapi masalah blindspot atau area yang tidak terjangkau jaringan internet memadai, yang menghambat komunikasi antar-OPD dan pelayanan publik. Plt. Kepala Dinas menekankan pentingnya pemetaan komprehensif untuk mengidentifikasi daerah yang masih terisolasi secara jaringan, agar dapat segera diatasi.

Dengan terselenggaranya rapat koordinasi ini, Diskominfo dan Persandian Kabupaten Kampar berharap operator persandian kecamatan dapat berperan lebih efektif dalam menjaga keamanan informasi dan mendukung pemerataan akses jaringan di seluruh wilayah kabupaten. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang berbasis digital dan aman di tingkat kecamatan. (Advetorial Kampar)




Ikuti Rakor Inflasi Bersama Kemendagri, ini Angka Terbaru Inflasi Kabupaten Kampar Per Oktober 2024

BANGKINANG KOTA – Pj Bupati Kampar Hambali ,SH,MH diwakili Kepala Badan Perencanan Daerah (Bapeda) Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah,S.STP,M.Si, secara Virtual di ruang Vidcom lantai II Kantor Bupati Kampar, rabu (2/10/2024.

Rapat Rapat koordinasi Pengendalian Inflasi dari Kantor Kementrian Dalam Negeri dari ruang Sasana Bakti Nusantara Jakarta tersebut dimpimpin oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Tito Karnavian, diwakili Plh Sekretaris Jendral Kemendagri Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si.

Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah yang mewakili Pj Bupati Kampar, pada kesempatan tersebut menjelaskan bahwa perkembangan inflasi kabupaten kampar September terhadap Agustus 2024 sebesar -0,44 Persen.

Dimana untuk inflasi tahun ketahun pada september 2024 terhadap agustus 2023 sebesar 1,46 %, serta untuk inflasi kalender september 2024 terhadap desember 2023 sebesar -0,79 %.

Selanjutnya untuk bulan Oktober yang didasarkan pada penghitungan angka inflasi bulan September 2024 ini terjadi inflasi m-to-m sebesar -0,79% sedangkan inflasi n-on-n dan inflasi y -to- y sebesar sebesar -0,44%.

Adapun penyumbang utama deflasi pada bulan Seprember secara secara m-to-m adalah kelmpok makanan, minumam dan tembakau dengan andil 0,42%, komoditas penyumbang utama deflasi antara lain bawang merah, cabe hijau, cabe rawit, udang basah, dan semangka.

Semenetara penyumbang utama Inflasi september 2024, secara y-on-y adalah beras dengan komoditi kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,84%, dengan kelompok komoditi yang andil dalam inflasi adalah komoditi besar.

Kemudian kelompok makanan dan minuman/restoran dengan andil 0,26% dengan komudiras penyumbang inflasi adalah ketupat dan gulai sayur.

Serta terakhir kekompok perawatan, dan jasa lainnya dengan andil 0,46%, komoditi utama penyumbang untuk inflasi pada kelompok ini adalah Emas Perhiasan.”terang Ardi. (Advetorial Kampar)




Pemkab Kampar dan BPS Kampar Selenggarakan Bimtek Desa Cantik.

Bangkinang Kota – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar menyelenggarakan acara Bimbingan Teknis II Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Aula Muara Takus Bapeda Kampar, Rabu (02/10/2024)

Pj Bupati Kampar Hambali, SE, MBA, MH yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Kominfo Kampar Irwan Muhammad ST.ME.MIDS yang membuka secara resmi Bimbingan Teknis tersebut juga dihadiri oleh Kepala BPS Kampar, Ir. Budianto.Beberapa Kepala OPD yang mewakili , para camat yang mewakili dan perwakilan desa-desa di Kabupaten Kampar yang menjadi objek program Desa Cantik.

Dalam sambutannya Irwan Muhammad mengatakan Dalam menciptakan pembangunan yang lebih inklusif efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas dan konsistensi data desa yang mendukung perencanaan yang lebih efektif dan berbasis data menuju desa digital” Kata Irwan Muhammad

Desa Cantik bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data di tingkat desa, Program ini dirancang untuk memberdayakan aparat desa agar lebih memahami pentingnya data dan mampu memanfaatkan data secara efektif dalam perencanaan pembangunan desa” Kata Irwan Muhammad.

Sementara itu Kepala BPS Kampar Ir. Budianto menegaskan pentingnya kolaborasi antara BPS dengan Pemerintah Daerah dan desa dalam menghasilkan data yang akurat dan berkualitas” Kata Budianto

Data ini akan menjadi pondasi yang kuat bagi perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan efisien di Kabupaten Kampar” Tambahnya lagi

Terkahir ia menyatakan bahwa dengan adanya program Desa Cantik ini, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Kampar dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan data statistik yang lebih baik, serta mendukung inisiatif pemerintah pusat dalam mewujudkan Satu Data Indonesia. (Advetorial Kampar)




Kunjungi Galeri Dekranasda Kota Pekanbaru, Ricana Hambali Sebagai Salah Satu Referensi Dalam Pengelolaan Galeri Dekranasda Di Kab. Kampar.

Pekanbaru, Untuk meningkatkan pengalaman dan mencari pembanding dalam memajukan Galeri produk kerajinan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar yang dipimpin langsung oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar yang sekaligus merupakan Ketua Dekranas Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali lakukan kunjungan ke Galeri Dekranasda Kota Pekanbaru , Rabu (2/10).

Kedatangan Ricana yang juga didampingi oleh Agusni Mariani selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan IKM Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kabupaten Kampar beserta jajaran tampak disambut hangat oleh Ketua Pengelolah Galeri Dekranasda Kota Pekanbaru dan anggota.

Ricana menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan tersebut dalam rangka menambah ilmu para pengurus Dekranasda Kabupaten Kampar guna meningkatkan dan pemberdayaan pengrajin beserta hasil kerajinannya di Kabupaten Kampar, yang merupakan binaan dari Dekranasda Kabupaten Kampar.

“Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa ini yang diberikan oleh Dekranasda Kota Pekanbaru, dimana kunjungan ini dimaksudkan adalah guna mempelajari dan meningkatkan pengetahuan pengurus Dekranasda Kabupaten Kampar dalam mengelolah Galeri dan sharring pengetahuan tentang memajukan Galeri Dekranasda ini’ ujarnya.

Dengan melakukan kunjungan ini Ricana juga berharap agar Dekranasda Kabupaten Kampar bisa membuka pikiran baru dalam upaya meningkatkan kegiatan dan terutama dalam mengelolah galeri.

Ricana juga menyampaikan melalui kunjungan ini banyak yang bisa ditarik manfaatnya dan bisa kita ambil keuntungannya, ada banyak hal yang positif dan dapat dijadikan referensi sebagai contoh dan bisa dikembangkan di Dekranasda Kabupaten Kampar.

Ricana juga memberikan contoh dalam hal membatik, dimana Dekranasda Kota Pekanbaru telah menggunakan teknologi baru dan sangat memudahkan pengrajin batik dalam hal pewarnaannya dan ketajaman motif. Dari segi tenun dengan menggunakan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin).

Tampak ada 12 ragam batik sesuai dengan Kabupaten/Kota yang ada di Provinsj Riau dipajang di Galeri Dekranasda Kota Pekanbaru, dan juga dengan berbagai makanan khas yang ada dan dalam packeging yang sudah cukup bagus serta hiegienis.

Pada kesempatan tersebut Ricana beserta rombongan juga berkesempatan untuk melihat workshop Tenun dan Batik yang dikelola oleh Dekranasda Kota Pekanbaru. (Advetorial Kampar)




Hadiri Riau Berkain 2024 Pada Peringatan Hari Batik Nasional 2024, Kab. Kampar Bangga Punya Batik Khas Kampar

Pekanbaru, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Ricana Djayanti Hambali bersama Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan Riadel Fitri hadiri Peringati Hati Batik Nasional Tahun 2024, dengan Gelaran Riau Berkain Tahun 2024 yang mengusung tema Melenggang, yang diadakan oleh API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) yang bekerjasama dengan APR dan Bank Riau Kepri Syariah, bertempat di Balai Dang Merdu Pekanbaru, Rabu (2/10)

Acara ini juga melibatkan berbagai hotel ternama di Kota Pekanbaru yang bersaing dalam menampilkan kreasi kain tradisional Riau dan mempersembahkan karya kolaborasi yang memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern.

Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh owner dan desainer dari rumah-rumah batik yang ada di Provinsi Riau termasuk juga dari Kabupaten Kampar dan sama halnya dengan Kampar, tiap daerah miliki batik khasnya masing-masing dan siap diperagakan serta dipromosikan pada acara ini oleh para modelnya.

“Batik merupakan jati diri bangsa Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO bahwa batik adalah milik Indonesia yang merupakan warisan leluhur Indonesia dan telah diakui sejak belasan tahun lalu” demikian disampaikan Ricana disela-sela mengikuti acara ini.

” Indonesia pantas berbangga atas hal ini, dan khusus Kabupaten Kampar kita juga harus merasa bangga karena memiliki batik sendiri yang dinamai Batik Kampar yang juga telah diakui keberadaan dan produksinya oleh daerah lain bahkan telah sampai kemanca negara. Dan Pemerintah Kabupaten Kampar siap ikut mengembangkan Batik Kampar melalui Dinas terkait” kata Ricana menambahkan.
Dipaparkan juga oleh Ricana bahwa Hari Batik Nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Penetapan ini didasarkan fakta sejarah pada tanggal 2 Oktober 2009 UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya milik Indonesia. Proses pengakuan dan pengukuhan batik Indonesia mengalami proses cukup panjang. Berawal pada 3 September 2008 yang kemudian diterima secara resmi UNESCO tanggal 9 Januari 2009. Pengakuan dunia ini sepatutnya membuat bangsa Indonesia bangga akan budaya batik dan melestarikan keberadaan batik agar semakin dikenal luas.

Pada Peringatan Hari Batik Nasional Tahun 2024 di Provinsi Riau ini, juga dilaksanakan beberapa ajang kompetisi seperti Design Competisi dan kompetisi yang berfokus pada penggunaan kain tradisional Riau, khususnya batik. Kompetisi ini bertujuan untuk mempromosikan dan melestarikan warisan budaya lokal, serta mengapresiasi inovasi dalam desain kain tradisional. Dan pada kesempatan ini juga Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar berkenan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada pemenang Kompetisi “Melenggang” Riau Berkain 2024. (Advetorial Kampar)




Pj. Ketua TP PKK Kampar Kunjungi Posyandu Melati, Ricana Hambali : Perkuat Peran Posyandu

Bangkinang Kota, Pj Ketua TPP PKK Kabupaten Kampar, Ricana Djayanti Hambali yang juga merupakan Pembina Posyandu Kabupaten Kampar, bersama Camat Bangkinang Kota Minda, Kepala Puskesmas Bangkinang Kota dr. Yudi dan Ketua Pokja IV dr. Elvi kunjungi Posyandu Melati Kelurahan Langgini Kecamatan Bangkinang Kota pada Kamis (2/10).

Kegiatan ini dilakukannya sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam upaya memperkuat peran posyandu di berbagai bidang. Kegiatan ini juga mengacu pada Rakornas Posyandu Tahun 2024 beberapa waktu lalu, tentang transformasi Posyandu sebagvai lembaga kemasyarakatan desa untuk kesejahteraan masyarakat, sehingga perlu disosialisasikannya tentang rencana induk posyandu, langkah strategis dan tekhmik prngelolaan posyandu agar lebih baik. Dan apa yang dilakukan Ricana juga mengacu pada hasil rapat koordinasi optimalisasi pemenuhan layanan dasar bagi masyarakat yamg diselenggarakan oleh TP PKK Provinsi Riau.

Dalam pengarahannya dihadapan Camat Bangkinang Kota, Kepala Puskesmas Bangkinang Kota dan pengelola Posyandu Melati, Ricana Hambali menekankan bahwa Posyandu harus mampu menjalankan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Standar ini mencakup bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan dan pemukiman, sosial, serta ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Menurutnya, posyandu tidak hanya berperan sebagai pusat layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga sebagai lembaga yang mendukung pembangunan masyarakat di tingkat desa.

“Posyandu adalah lembaga penting di desa yang berfungsi untuk mendata dan menyelesaikan masalah-masalah warga. Harapannya, posyandu bisa terus bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa hingga kabupaten, sehingga pelayanan yang diberikan lebih efektif,” ujar Ricana. (Advetorial Kampar)