Harga Komoditi Perkebunan Riau Naik pada Minggu Ketiga Februari 2023

PEKANBARU – Hasil lelang komoditi perkebunan di daerah untuk periode 20 sampai 26 Februari 2023, hampir semua jenis komoditi mengalami kenaikan.

Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja, Rabu (1/3/2023) mengatakan untuk harga bahan olahan karet rakyat atau bokar di tingkat petani maupun beberapa Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) di Kabupaten/Kota Provinsi Riau mengalami kenaikan.

Defris menjelaskan bahwa harga bokar/karet di tingkat petani/KUB Kabupaten Kampar tetap sama dengan harga minggu lalu, yaitu sebesar Rp. 9.550,-/kg.

Sementara itu, di tingkat petani/KUB Kabupaten Rokan Hulu, harga bokar mengalami kenaikan sebesar Rp. 525 dari harga minggu lalu dan menjadi sebesar Rp. 8.275,-/kg. Sedangkan di tingkat petani/KUB Kabupaten Rokan Hilir, harga bokar masih sama dengan harga minggu lalu, yaitu sebesar Rp. 8.800,-/kg.

Di tingkat Apkarkusi Kabupaten Kuansing, harga bokar juga masih sama dengan harga minggu lalu, yaitu sebesar Rp. 9.800,-/kg. Di Kabupaten Indragiri Hulu, harga bokar di tingkat UPPB Sumber Makmur masih sama dengan harga minggu lalu, yaitu sebesar Rp. 8.000,-/kg.

Sementara di tingkat Kelompok Tani Getah Tender Masjid Al-Ikhlas Pembinaan Bumdes Desa Petani Kabupaten Bengkalis, harga bokar mengalami kenaikan sebesar Rp. 140 dari harga minggu lalu dan menjadi sebesar Rp. 9.789,-/kg.

Untuk harga bokar di tingkat pabrik (Gapkindo) KKK 100%, harga pada minggu ini mengalami kenaikan sebesar Rp. 1.400 dan menjadi sebesar Rp. 18.400,-/kg.

Defris menyatakan bahwa Dinas Perkebunan Provinsi Riau terus berupaya meningkatkan mutu karet petani Riau melalui upaya memperkuat kelembagaan petani karet untuk bergabung dalam UPPB, sehingga mutu hasil karet rakyat menjadi bersih dan harga ditingkat petani menjadi meningkat.

Sementara itu, harga untuk produk komoditi perkebunan lainnya di Provinsi Riau juga mengalami kenaikan pada minggu ketiga Februari 2023. Harga kelapa butiran di Kabupaten Kuansing, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Inhil naik sebesar Rp. 20 dari harga minggu lalu dan menjadi sebesar Rp. 2.780,-/kg.

Harga kopra mutu kering (100%) di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti juga naik sebesar Rp. 50 dari harga minggu lalu dan menjadi sebesar Rp. 5.600,-/kg. Harga tepung sagu basah di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Kepulauan Meranti masih sama dengan harga minggu lalu, yaitu sebesar Rp. 2.300,-/kg.

Sedangkan harga pinang kering (100%) di Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kabupaten Bengkalis mengalami kenaikan sebesar Rp. 102,-/kg dari harga minggu lalu dan menjadi sebesar Rp. 8.452,-/kg.

Kenaikan harga komoditi perkebunan di Provinsi Riau ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti naiknya permintaan pasar atau berkurangnya produksi.

Namun, untuk menjaga ketersediaan dan kualitas komoditi perkebunan di Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Provinsi Riau terus berupaya meningkatkan mutu dan kuantitas produksi petani karet serta memperkuat kelembagaan petani karet untuk bergabung

Dengan kenaikan harga komoditi perkebunan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi petani perkebunan di Provinsi Riau dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Pemerintah dan instansi terkait pun diharapkan dapat terus memperhatikan dan mendukung petani perkebunan dalam meningkatkan produksi dan mutu komoditi perkebunan di Provinsi Riau
EDIT (AGUS.PA)