Panitia Netral dan Calon Bertarung Sehat, Pilpeng Rohil 2026 Dimulai

BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) resmi meluncurkan tahapan Pemilihan Penghulu (Pilpeng) serentak tahap pertama yang akan berlangsung di 18 kecamatan. Acara peluncuran tersebut digelar di Gedung Serbaguna Bagansiapiapi, Senin (29/6/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Rohil, Bistamam, didampingi Wakil Bupati, Jhony Charles. Turut hadir dalam momen tersebut jajaran Forkopimda, seluruh camat, serta para penghulu dari berbagai wilayah di Kabupaten Rokan Hilir.

Bistamam dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pilpeng tahap pertama ini akan mencakup lebih dari lima puluh kepenghuluan yang tersebar di seluruh kecamatan. Menurutnya, langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan di tingkat desa.

Momentum ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesinambungan pemerintahan desa sekaligus memperkuat demokrasi di tingkat kepenghuluan.

Mengusung tema “Amanah Dibalik Suara, Berkah Untuk Kepenghuluan”, Pilpeng tahun ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang memperoleh mandat masyarakat melalui proses demokrasi yang jujur, adil, dan bertanggung jawab.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kepenghuluan (PMK) Kabupaten Rohil, Basri mengatakan, peluncuran tersebut menjadi penanda dimulainya seluruh tahapan Pilpeng Serentak Tahap I Tahun 2026.

“Hari ini tahapan Pilpeng Serentak Tahap I Tahun 2026 telah kita mulai. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses demokrasi di tingkat kepenghuluan sebagai sarana bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan mengemban amanah pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat kepenghuluan,” ujar Basri.

Sementara itu, Bupati Rohil, Bistamam menegaskan, seluruh panitia penyelenggara harus menjalankan tugas secara profesional dengan menjunjung tinggi integritas.

Ia meminta seluruh penyelenggara bekerja penuh tanggung jawab, bersikap adil, transparan, serta tetap berpegang pada aturan yang berlaku agar seluruh tahapan pemilihan berlangsung jujur dan bebas dari keberpihakan.

Selain kepada panitia, Bupati juga memberikan pesan kepada para bakal calon penghulu agar mengedepankan kompetisi yang sehat melalui penyampaian program kerja terbaik kepada masyarakat.

“Bersainglah secara sehat, siap menang dengan rendah hati dan siap menerima kekalahan dengan lapang dada demi menjaga kerukunan masyarakat,” pesan Bistamam.

Bupati juga mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara bijaksana untuk menentukan pemimpin yang memiliki integritas, amanah, serta mampu membawa kemajuan bagi kepenghuluan masing-masing.

Ia berharap pesta demokrasi tingkat desa tersebut tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat, melainkan menjadi momentum mempererat persaudaraan yang selama ini telah terjalin dengan baik. (*)




Bupati H. Bistamam Hadiri Malam Pembukaan MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi

Rohil – Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menghadiri malam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau yang digelar di Astaka Utama MTQ, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu malam (27/6/2026).

Kehadiran Bupati bersama Kafilah Kabupaten Rokan Hilir merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terhadap pelaksanaan syiar Islam serta pembinaan generasi Qurani di Provinsi Riau. Bupati H. Bistamam hadir didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hilir, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DANDIM  0321 Letkol Diki apriyadi yang turut mendampingi, Sekretaris Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua LPTQ Kabupaten Rokan Hilir Zakifri Tambusai dan official, serta seluruh kafilah Rokan Hilir yang akan berlaga pada berbagai cabang musabaqah.

Malam pembukaan MTQ XLIV Provinsi Riau berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan defile kafilah dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau, dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Gubernur Riau, penampilan seni budaya Islami, serta rangkaian seremoni yang menjadi simbol dimulainya pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau mengajak seluruh masyarakat menjadikan MTQ sebagai sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Pelaksanan MTQ ini dapat membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter Qurani serta dapat meningkatkan kualitas pembinaan tilawah dan pemahaman Al-Qur’an di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau untuk tampil pada MTQ Nasional tahun 2026 di Jawa Tengah, ungkap nya. Bupati H. Bistamam juga menyampaikan harapannya agar seluruh peserta dari Kabupaten Rokan Hilir dapat mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, serta menampilkan kemampuan terbaik pada setiap cabang yang diikuti.

“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, membangun ukhuwah Islamiyah, serta membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Kami berharap kafilah Rokan Hilir dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ujar Bupati. Selain sebagai ajang kompetisi, MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar kabupaten dan kota, memperkuat persatuan, serta mendorong lahirnya qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Riau pada MTQ tingkat nasional.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus berkomitmen mendukung pembinaan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan pengembangan sumber daya manusia yang Qurani.

Melalui keikutsertaan pada MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau, diharapkan kafilah Rokan Hilir mampu meraih prestasi terbaik sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat provinsi maupun nasional.




Supir Wanita Ini Tak Gentar Melawan Arus Truk di Jalanan Pekanbaru menuju kota Bagansiapiapi Disiplin waktu, cekatan, dan nol kecelakaan jadi kunci Yuni menaklukkan jalanan

PEKANBARU, 28 Juni 2026 – Di tengah padatnya arus kendaraan besar di jalur lintas Sumatera, yuni, 49, justru tampil cekatan. Sudah 4 tahun menjadi pengemudi profesional, ia mencatatkan nol kecelakaan, rating 9, dan reputasi selalu menjemput penumpang tepat waktu.

“Kendaraan itu amanah. Jadi harus fokus, sabar, dan paham medan,” ujar Yuni di sela menunggu orderan, berikutnya.

Cekatan dan Disiplin
Sebelum beroperasi, Yuni menjalankan checklist lengkap: cek ban, rem, lampu, dan sabuk pengaman. Ia juga dikenal selalu tiba di titik jemput sesuai estimasi aplikasi.

“kata Yuni Lebih baik saya yang nunggu penumpang, darpada penumpang menunggu saya” ujarnya.

Keterampilannya teruji saat harus bermanuver di jalanan ramai truk. Dengan tenang, ia mampu meliuk-liuk mencari celah aman tanpa membahayakan penumpang.
“Kalau sudah bawa orang, fokus saya cuma satu: selamat sampai tujuan. Ngebut nggak menyelesaikan masalah,” katanya.

Diapresiasi Penumpang
Yanto dan Suwandi KW, penumpang tetap, memuji ketenangan Yuni saat melintasi jalur truk.
“Mbak Yuni itu on time dan jago banget atur jarak sama truk. Nggak panik, jalannya halus, selalu ingatkan seatbelt. Naik sama beliau paling tenang,” kata Yanto.

Bagi ibu satu anak ini, kemudi adalah tanggung jawab. “Selama penumpang senyum dan selamat, capek saya terobati Pungkasnya…

Bagi mereka yang ingin mengunakan jasa Mbak Yuni silakan Hub atau Wa di +62 811-755-795




Bupati H. Bistamam Hadiri Pelepasan Perahu Hias MTQ XLIV Provinsi Riau di Tepian Narosa

Rohil – Bupati Rokan Hilir H. Bistamam menghadiri kegiatan Pelepasan Perahu Hias yang menjadi salah satu rangkaian semarak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XLIV Tingkat Provinsi Riau di Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB tersebut berlangsung meriah dengan diikuti perahu hias dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Pelepasan perahu hias menjadi bagian dari upaya memadukan syiar Islam dengan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Melayu Riau.

Pada kesempatan itu, Bupati H. Bistamam hadir mengenakan pakaian adat Melayu bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Kontingen Rokan Hilir mendapat nomor urut 9 dalam rangkaian parade perahu hias yang melintasi perairan Tepian Narosa.

Turut mendampingi Bupati H.Bistamam beserta istri dan wakil Bupati beserta Istri dan Sekda beserta istri, Kadis PUTR Khoirul fahmi ST dan istri, Kadis BPBD H.Syafnurizal juga Dandim 0321 Kab. Rokan hilir, serta tokoh agama.

Kehadiran rombongan Rohil mencerminkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terhadap suksesnya penyelenggaraan MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau sekaligus mempererat silaturahmi antar daerah.

Bupati H. Bistamam menyampaikan bahwa kegiatan perahu hias tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media untuk menampilkan identitas budaya Melayu yang sarat dengan nilai-nilai keislaman.

“Pelepasan perahu hias menjadi simbol kebersamaan, persatuan, serta semangat dalam menyukseskan MTQ sebagai ajang syiar Islam dan pelestarian budaya daerah,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dengan memadati kawasan Tepian Narosa untuk menyaksikan parade perahu hias yang dihiasi berbagai ornamen bernuansa Islami dan budaya Melayu.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian MTQ XLIV Tingkat Provinsi Riau, sekaligus memperkuat promosi potensi budaya dan pariwisata daerah kepada masyarakat luas.




Disdikbud Rohil Gandeng Lintas Instansi Dorong Transparansi Pendidikan

Rohil – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Memulai babak baru dalam pengelolaan dunia pendidikan yang bersih dan transparan. Langkah nyata ini ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 tingkat SD dan SMP negeri serta swasta se-Kabupaten Rokan Hilir.

Acara krusial ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, Fauzi Efrizal, di Aula Rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rohil, Komplek Perkantoran Batu 6, Bagansiapiapi, Kamis (25/6/2026).

Hadir mendampingi Sekda dalam momentum tersebut Kepala Disdikbud Rohil M. Nurhidayat, Inspektur Daerah Sarman Syahroni, Kadisdikcapil Roy Azlan, Kadis Sosial Andi Rahman, Kadis DP2KBP3A Cici Sulastri, Dewan Pendidikan Azrul Arfan, Korwas Sri Mulyati, Ketua KKKS Aidin Khohir, Ketua MKKS Karmila Sari, Ketua PWI Zulfadli, perwakilan Pos Metro Rohil, serta para Kepala Bidang di lingkungan Disdikbud Rohil.

Dalam sambutannya, Sekda Rohil Fauzi Efrizal menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas ini merupakan bukti nyata transparansi pemerintah dalam proses penerimaan siswa baru. Ia tidak menampik bahwa fenomena “titip-menitip” calon siswa masih sering terjadi.

“Kondisi sekarang dalam penerimaan murid baru, banyak yang menelepon minta tolong. Padahal, sebenarnya semua sekolah itu sama mutu pendidikannya, cuma beda guru-gurunya saja. Terkait pintarnya anak, itu kembali dan tergantung pada anak itu sendiri. Sehebat apa pun guru mengajar, jika siswanya lambat menyerap, hasilnya kurang baik, begitu juga sebaliknya,” ujar Fauzi.

Melalui komitmen bersama ini, Sekda berharap tata kelola di Dinas Pendidikan kedepannya akan jauh lebih baik, objektif, dan akuntabel. Kepala Disdikbud Rohil M. Nurhidayat dalam laporannya menegaskan bahwa proses SPMB tahun ini diawasi ketat oleh berbagai lembaga eksternal, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Ombudsman.

Sebelum menyepakati pakta integritas ini, Disdikbud telah melakukan serangkaian pertemuan intensif bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) “Hari ini, tidak ada lagi titipan atau memo dari mana pun untuk masuk ke sekolah.

Kami berharap penuh kepada seluruh kepala sekolah untuk menerima siswa baru murni sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas M. Nurhidayat. Ia juga mengeluarkan peringatan keras bagi sekolah yang berani melanggar kuota atau daya tampung yang telah ditetapkan demi meraup keuntungan atau mengakomodasi jalur belakang.

“Kalau sekolah sudah menetapkan jumlah siswa yang diterima, namun kenyataannya di lapangan dilebihkan dari jumlah yang ditetapkan, maka sekolah tersebut akan diberi sanksi tegas, yaitu tidak menerima dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) selama 1 tahun,” cetusnya secara lugas.

Pakta integritas yang ditandatangani oleh instansi terkait dan seluruh jajaran aparatur ini memuat 6 komitmen mutlak, yaitu : 1. Melaksanakan seluruh tahapan SPMB sesuai peraturan perundang-undangan dan petunjuk teknis resmi. 2. Menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan nondiskriminasi. 3. Menolak dan mencegah segala bentuk intervensi, penyalahgunaan wewenang, gratifikasi, pungutan liar (pungli), pemalsuan data, serta praktik kecurangan lainnya. 4. Mendukung verifikasi dan validasi data calon murid secara benar, akurat, dan bertanggung jawab. 5. Melaksanakan pengawasan, pengawalan, dan penanganan pengaduan masyarakat secara profesional dan objektif. 6. Bersedia menerima sanksi hukum dan kedinasan jika terbukti melanggar komitmen yang telah disepakati.

Melalui komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan kondusif, berkeadilan, dan bebas dari praktik KKN demi kemajuan mutu pendidikan di Negeri Seribu Kubah.




Pemkab Rokan Hilir Kembali Sabet Predikat Menuju Informatif Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Riau 2025

Rohil – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) kembali menorehkan capaian positif dalam bidang keterbukaan informasi publik. Pada ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, Kabupaten Rokan Hilir berhasil meraih predikat Menuju Informatif.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotik) Kabupaten Rokan Hilir, Selamat, S.Sos. Seremoni penyerahan berlangsung di Auditorium Lantai 8 Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, pada Rabu (24/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, KI Provinsi Riau memberikan apresiasi kepada sejumlah kabupaten/kota yang menunjukkan komitmen tinggi dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi.

Ketua KI Provinsi Riau, Tatang Yudiansyah, dalam sambutannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi adalah indikator utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), transparan, dan akuntabel.

Hal ini juga dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara negara. Capaian yang diraih Kabupaten Rokan Hilir ini merupakan bukti nyata dari komitmen Pemerintah Daerah melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.

Sejalan dengan upaya tersebut, PPID Utama Rokan Hilir terus melakukan berbagai inovasi, salah satunya melalui penguatan transformasi digital. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap informasi publik melalui platform yang modern, mudah dijangkau, dan ramah pengguna.

Selain inovasi digital, PPID Utama Kabupaten Rokan Hilir terus memastikan setiap permohonan informasi publik ditindaklanjuti dengan cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Predikat “Menuju Informatif” ini menjadi motivasi kuat bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Ke depannya, Pemkab Rohil berkomitmen untuk terus memperkuat transparansi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin partisipatif, terbuka, dan berorientasi penuh pada pelayanan masyarakat.




Nilai adat Melayu harus dapat menjadi landasan menuju kota Pekanbaru yang modern

PEKANBARU– Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengingatkan agar kemajuan dan modernisasi yang terus berkembang di Kota Pekanbaru tidak mengikis identitas budaya Melayu sebagai jati diri masyarakat.

Memasuki usia ke-242 tahun, Kota Pekanbaru terus menunjukkan perkembangan pesat sebagai kota metropolitan yang maju dan berdaya saing. Berbagai pembangunan infrastruktur, peningkatan investasi, serta pertumbuhan sektor perdagangan menjadi indikator kemajuan yang dirasakan masyarakat.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, Datuk Seri Marjohan Yusuf, menegaskan bahwa kemajuan kota harus tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga dan melestarikan budaya Melayu.

“Syabas dan tahniah Milad ke-242 Kota Pekanbaru yang semakin maju, modern dan berdaya saing,” ujar Datuk Seri Marjohan Yusuf di Pekanbaru, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, modernisasi tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para pendahulu dan mengakar dalam kehidupan masyarakat Melayu.

“Tetaplah melangkah ke depan tanpa menghilangkan budaya Melayu sebagai jati diri. Insyaallah, nilai-nilai Melayu tetap terjaga di Pekanbaru,” kata Datuk Seri Marjohan.

Datuk Seri Marjohan
menjelaskan, pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang mampu memadukan kemajuan teknologi dan ekonomi dengan nilai agama, adat istiadat, bahasa, serta budaya yang menjadi ciri khas daerah.

Dengan demikian, lanjutnya, Pekanbaru tidak hanya tumbuh sebagai kota modern, tetapi juga tetap memiliki karakter dan marwah sebagai bagian dari Bumi Lancang Kuning.

“Modern berjalan seiring dengan nilai-nilai atau norma agama, adat, bahasa dan budaya. Tetaplah bermarwah serta bermartabat di Bumi Lancang Kuning Riau,” ucap Datuk Seri Marjohan. (*)




SATGAS ANTI NARKOBA POLRES ROHIL KEMBALI UNGKAP KASUS PEREDARAN SABU SEBERAT 4,62 GRAM

Rokan Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hilir kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan yang dilakukan pada Kamis (28/5/2026) malam.

petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka beserta sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat total 4,62 gram.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di sebuah rumah yang berada di Jalan Merbau Baru, Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Satgas Anti Narkoba Polres Rokan Hilir yang dipimpin IPDA Mulyandi segera melakukan penyelidikan.

Sekira pukul 20.40 WIB, petugas bersama Ketua RT setempat melakukan penggeledahan di rumah yang ditempati tersangka SBC alias I.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket berbagai ukuran yang berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu, serta sejumlah barang yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Di hadapan tersangka dan Ketua RT setempat, petugas membuka paket-paket tersebut untuk memastikan isinya.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, tersangka SBC mengakui bahwa paket sabu tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial D yang saat ini masih dalam penyelidikan petugas.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua tersangka yakni SBC (46) dan seorang perempuan berinisial IR (30).

Keduanya kemudian dibawa ke Mako Polsek Panipahan untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sebelum dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Rokan Hilir.

Selain narkotika jenis sabu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa kotak penyimpanan sabu, plastik klip kosong, telepon genggam, dompet, uang tunai sebesar Rp1.100.000 yang diduga hasil penjualan narkotika, kaca pirex, alat hisap sabu, mancis, serta satu unit sepeda motor.

Hasil tes urine terhadap kedua tersangka menunjukkan positif mengandung amphetamine dan methamphetamine.

Kasat Res Narkoba Polres Rokan Hilir menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap pelaku peredaran gelap narkotika guna mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Polres Rokan Hilir juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Saat ini kedua tersangka berikut barang bukti telah diamankan dan menjalani proses hukum sesuai Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.




Dukung Green Policing Kapolda Riau, Polres Rohil Gelar Preparasi Mangrove sebagai Benteng Pesisir di Sinaboi

Rokan Hilir – Dalam rangka mendukung Program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau, Polres Rokan Hilir bersama pemerintah daerah, organisasi lingkungan, dan masyarakat melaksanakan kegiatan Preparasi Mangrove Sebagai Benteng Pesisir untuk mensukseskan Mangrove Fest di pesisir Pantai Sinaboi, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Laut RT 03 RW 01, Kelurahan Sinaboi Kota tersebut dipimpin oleh Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K., serta dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, organisasi lingkungan, personel kepolisian, dan para pelajar.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman 200 bibit mangrove yang merupakan sumbangan Wakapolres Rokan Hilir sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Selain itu, panitia juga menyerahkan 50 paket sembako kepada masyarakat serta menggelar sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi muda.

Ketua Panitia Bahrul Ulum A. dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan preparasi mangrove sebagai rangkaian menuju pelaksanaan Mangrove Fest.

Sementara itu, Ketua Persatuan Hijau Riau (PeHR) Kabupaten Rokan Hilir, Fani Pratama, menegaskan bahwa keberadaan mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami wilayah pesisir dari ancaman abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut.

Camat Sinaboi Andri Munawar, S.STP., M.Si. menyatakan dukungan penuh pemerintah kecamatan terhadap upaya pelestarian mangrove yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat pesisir.

Dalam sambutannya, Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan Polres Rokan Hilir terhadap Program Green Policing Kapolda Riau.
“Apabila kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita.

Penanaman mangrove ini memiliki manfaat besar bagi ekosistem dan masyarakat pesisir. Hutan mangrove harus dijaga dan dilestarikan karena menjadi habitat berbagai biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat,” ujar Wakapolres.

Selain pelestarian lingkungan, Wakapolres juga memberikan sosialisasi tentang pencegahan dan bahaya narkoba kepada para pelajar yang hadir. Ia mengingatkan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan mengajak seluruh peserta untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan preparasi mangrove ini bertujuan untuk melestarikan ekosistem pesisir, mencegah abrasi pantai, memulihkan kawasan mangrove yang rusak, menjaga habitat biota laut, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Rokan Hilir bersama seluruh elemen masyarakat menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat sinergitas antarinstansi dalam mendukung pembangunan lingkungan yang berkelanjutan di Provinsi Riau.




Polri Hadir untuk Petani, Bhabinkamtibmas Rantau Kopar Cek Ketahanan Pangan Jagung

(Rohil) Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rantau Kopar Polsek Rantau Kopar Polres Rokan Hilir melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung pipil di wilayah binaannya, Jumat (29/5/2026) sekira pukul 11.00 WIB.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rantau Kopar, Aipda Suradal, guna memastikan kondisi tanaman jagung tetap terjaga dan kebutuhan nutrisi tanaman tercukupi menjelang masa produktif.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat dan kelompok tani dalam menjaga ketahanan pangan lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Suradal turut berdialog dengan para petani terkait perkembangan tanaman, kondisi lahan, serta kendala yang dihadapi selama proses perawatan tanaman jagung.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian.
Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang Parinduri, SH, MH menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ketahanan pangan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polsek Rantau Kopar.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga berperan aktif mendukung program ketahanan pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut terlaksana melalui sinergi antara Bhabinkamtibmas dan kelompok tani setempat dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan yang berkesinambungan.

Dengan adanya pendampingan dan pengecekan rutin terhadap tanaman pertanian masyarakat, diharapkan program swasembada pangan nasional dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.