Masjid AR-Rahman Gelar Tabligh Akbar

BANGKINANG KOTA – Masih dalam suasana peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H, jema’ah Masjid AR-Rahman menggelar Tabligh Akbar bersama Ustadz Drs Khalil Rahmad, minggu malam (25/2/2024).

Dihadiri Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH yang diwakili Asisten III Setda Kampar Ir Azwan,M.Si, Tabligh Akbar yang dilaksanakan warga Pendopo Bangkinang itu, sekaligus juga merupakan dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj.

Ir Azwan dalam arahannya mengingatkan, bahwa saat ini kita telah memasuki 16 Sya’ban. Artinya, bulan suci ramadhan 1445 H tinggal menghitung hari lagi akan jumpa dengan kita.

Dengan demikian, kita berharap semoga kita semua diberikan selalu kesehatan. Agar nantinya kita bisa berbuat banyak amal ibadah wajib dan sunat. Amal ibadah ini baik puasa dan sholat taraweh berjamaah di malam hari, serta memperbanyak sedekah dan membaca ayat suci al-Qur’an.

Selain itu, Azwan juga mengingatkan bahwa hari ini masih banyak terjadi kenakan yang sangat masif dikalangan remaja terutama persoalan narkoba. Allhamdulillah, remaja masjid Ar-Rahman sendiri setiap minggu melaksanakan kuliah subuh.

Terakhir terkait Pemilu 2024, kita tau semua bahwa pesta demokrasi tela usia dan hanya tinggal hasil rekapitulasi dari seluruh KPU Kabupaten sampai KPU Pusat. Ada yang kalah dan ada yang menang dalam beda pilihan, akan tetapi kita harus tetap satu dan bersatu.”ucap Azwan”. (Advetorial Kampar)




Pj Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri.
Hambali : “Pemda Kampar akan melakukan operasi pasar di setiap kecamatan”

Bangkinang Kota, Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan Pengendalian Inflasi Daerah secara zoom meeting yang di pimpin oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir yang dilaksanakan di lantai II Kantor Bupati Kampar. Senin,24/2/24

Dalam rapat ini dihadiri Pj Sekda Kampar Drs. Yusri,M.Si, Asisiten II Setda Kampar Suhermi, ST. Kepala Inspektorat Febrinaldi Tridarmawan, Kadis Perdagangan, Koperasi dan UMK Kbupaten Kampar Drs. Dendi Zulhaeri, M.Si, Kadis Pertanian Nur Ilahi Ali, Kadis Sosial Zamzami, Plt Kabag Ekonomi Purwoko dan undangan lainnya.

Tomsi Tohir menyampaikan bahwa, sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga, perlu penanganan serius dari pihak terkait. Komoditas ini di antaranya Beras, Cabai Merah, Minyak Goreng, dan Ayam Ras.

Tomsi Tohir juga mengungkapkan sejumlah daerah baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota memiliki Indeks Perkembangan Harga (IPH) tinggi. IPH ini merupakan bagian dari penyebab tingginya inflasi. Dari data yang disampaikan Kemendagri, Provinsi Riau termasuk 10 provinsi yang terendah Inflasinya.

Tomsi Tohir Berharap untuk Kepala daerah untuk bisa bahu membahu dan melakukan upaya upaya yang maksimal untuk mengatasi kenaikan dari inflasi tersebut.

Sementara itu Pj Bupati Kampar mengatakan Kabupaten Kampar akan melakukan intervensi dan langkah upaya dalam percepatan pengendalian inflasi daerah.

Pj Bupati Kampar juga menyampaikan, agar harga barang di Kabupaten Kampar tidak melonjak seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan telur ayam, ini biasanya komoditas barang yang harganya terus naik.

“Untuk mengatasi hal tersebut Pemda Kampar akan melakukan upaya percepatan pengendalian inflasi daerah yakni melakukan operasi pasar di setiap kecamatan di Kabupaten Kampar, Operasi pasar ini akan rutin kita lakukan di setiap kecamatan bersama instansi terkait dan instansi vertikal, dengan demikian inflasi dapat kita kendalikan di Kabupaten Kampar ini, operasi pasar ini juga kita lakukan dalam rangka menghadapi bulan puasa dan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, karena dalam fase ini biasanya harga barang baik.” Ucap Hambali. (Advetorial Pemkab Kampar)




Pj Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Bangkinang Kota – Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan Pengendalian Inflasi Daerah secara zoom meeting yang di pimpin oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir yang dilaksanakan di lantai II Kantor Bupati Kampar. Senin,(24/02/2024).

Dalam rapat ini dihadiri Pj Sekda Kampar Drs. Yusri,M.Si, Asisiten II Setda Kampar Suhermi, ST. Kepala Inspektorat Febrinaldi Tridarmawan, Kadis Perdagangan, Koperasi dan UMK Kbupaten Kampar Drs. Dendi Zulhaeri, M.Si, Kadis Pertanian Nur Ilahi Ali, Kadis Sosial Zamzami, Plt Kabag Ekonomi Purwoko dan undangan lainnya.

Tomsi Tohir menyampaikan bahwa, sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga, perlu penanganan serius dari pihak terkait. Komoditas ini di antaranya Beras, Cabai Merah, Minyak Goreng, dan Ayam Ras.

Thomsi Tohir mengungkapkan sejumlah daerah baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota memiliki Indeks Perkembangan Harga (IPH) tinggi. IPH ini merupakan bagian dari penyebab tingginya inflasi. Dari data yang disampaikan Kemendagri, Provinsi Riau termasuk 10 provinsi yang terendah Inflasinya.

Tomsi Tohir Berharap untuk Kepala daerah untuk bisa bahu membahu dan melakukan upaya upaya yang maksimal untuk mengatasi kenaikan dari inflasi tersebut.

Sementara itu Pj Bupati Kampar mengatakan Kabupaten Kampar akan melakukan intervensi dan langkah upaya dalam percepatan pengendalian inflasi daerah.

Pj Bupati Kampar juga menyampaikan, agar harga barang di Kabupaten Kampar tidak melonjak seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan telur ayam, ini biasanya komoditas barang yang harganya terus naik.

“Untuk mengatasi hal tersebut Pemda Kampar akan melakukan upaya percepatan pengendalian inflasi daerah yakni melakukan operasi pasar di setiap kecamatan di Kabupaten Kampar, Operasi pasar ini akan rutin kita lakukan di setiap kecamatan bersama instansi terkait dan instansi vertikal, dengan demikian inflasi dapat kita kendalikan di Kabupaten Kampar ini, operasi pasar ini juga kita lakukan dalam rangka menghadapi bulan puasa dan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, karena dalam fase ini biasanya harga barang baik.” Ucap Hambali. (Advetorial Kampar)




Pemkab Kampar Tandatangani MoU bersama STPN Jogyakarta

KAMPAR- Guna peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara di bidang Pertanahan, Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan Memorandum of Understanding (MoU) atau kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Jogyakarta di Aula Sekretariat STPN Jogyakarta. Jumat, (23/2/2024).

Penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan oleh Pj Bupati Kampar yang diwakili oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri M.Si dan Ketua SPTN Jogyakarta.

Kerjasama ini ditandatangani oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs. H. Yusri, M.Si dan Ketua STPN Yogyakarta Dr. Ir. Senthot Sudirman yang disaksikan oleh Kepala Bapenda Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP.M.Si, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar Zamhur, ST, Sekretaris Bapenda Kampar Jaka Putra, Kabid Pengelolaan Aset BPKAD Kampar Yafrizal Agusmar, SE. Kabag Kerjasama Setda Kampar Zaky Rahman, Kabag Hukum Khairuman, SH.l, Kepala Subbagian Keuangan, Bambang Suharto, S.H., M.Kn. Ketua Program Studi Diploma IV Pertanahan Dr. Raden Deden Dani Saleh, S.Sos, M.Si, Kepala Subbagian Pendidikan dan Kerjasama Gad Momole, S.SiT., MPA, Kepala Unit Penunjang (UPA) Hubungan Masyarakat (Humas) dan Kerjasama merangkap Kepala sub Penunjang Akademik Hubungan Masyarakat (Humas) dan Kerjasama Dalam Negeri, Asih Retno Dewi, S.S.T, M.Ec.Dev.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Kampar diwakili Pj Sekda Kampar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas keterbukaan STPN yang sudah menyambut baik maksud kerjasama antara Pemda Kampar dengan STPN Yogyakarta.

Pj Sekda Kampar mengatakan bahwa Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini terkait dengan penyelenggaraan pendidikan program studi diploma IV pertanahan dan program studi diploma I pengukuran dan pemetaan kadastral pada STPN.

Dengan kerja sama yang telah terjalin, pemda Kampar berharap anak daerah dapat menempuh pendidikan di STPN yang selanjutnya dapat membantu penyelesaian urusan pertanahan di Kabupaten Kampar.

Dikatakan Yusri, perjanjian kerjasama yang kita lakukan ini suatu upaya dan komitmen kita dalam meningkatkan potensi anak daerah untuk melahirkan SDM yang unggul yang nantinya dapat berkontribusi membangun Kabupaten Kampar ke depan.

Sekda Kampar juga berharap kedepannya Kabupaten Kampar memiliki tenaga ahli di bidang pertanahan dan tata ruang sebagai solusi penyelesaian permasalahan pertanahan di Kampar. (Advetorial Kampar)




Asisten III Azwan Paparkan Materi Pemanfaatan Tanah Ulayat Pada Dies Natalis ke-7 Universitas Pahlawan

KAMPAR- Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH yang diwakili oleh Asisten III Bidang Adm Umum dan Kepegawaian Setda Kampar Ir Azwan,M.Si. sebagai narasumber pada Seminar Nasional Dies Natalis ke-7 di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang. Kamis,(22/2/2024).

Dalam pemaparannya, Azwan menegaskan terkait tanah ulayat yang agar seluruh Perusahan yang produksinya dan dikelolah oleh Koperasi dan Hak Guna Usaha Usaha (HGU) telah habis, maka tanah atau lahan dikembalikan kepada Ninik mamak untuk anak kemanakan masing-masing.

“Kita inginkan nantinya ada agar tanah ulayat bisa terdaftar atas nama ninik mamak, karena apabila tidak terdaftar, akan kembali ke Negara dan apabila telah terdaftar maka melalui kesepakatan ninik mamak nantinya akan dapat dibagikan ke anak kamanakan atau masyarakat.”harap Azwan.

Sementara itu Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang Prof Dr Amir Luthfi dalam arahan singkat menjelaskan bahwa seminar ini selain secara langsung, juga dikuti oleh sebanyak 500 peserta secara Zoom termasuk para Camat dan Kepala Desa.

Terkait Tanah Ulayat, Prof Luthfi juga menyebut bahwa dengan dilaksanakan seminar ini persoalan sengketa atau persoalan lahan masyarakat dengan perusahaan dengan mudah diselesaikan apabila kita bisa mengimplementasikan Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajoangan.

“Terkait lahan masyarakat atau adat, sebetulnya kita sudah ada perdanya sejak 1999 yang ditandatangan Bupati. Selain itu, juga telah ada aturan dari Kementrian ATR/BPN.”ujar Lutfhi

Luthfi juga memaparkan bahwa dalam aturan Perda Tahun 1999 menjelaskan, agar ulayat yang dikelolah oleh Koperasi suatu Perusahaan supaya dibuatkan SK (Surat Keputusan, apabila Hak Guna habis maka tanah kembali ke Ulayat. Dengan demikian, perlu implementasi agar munculnya berkeadilan.

Turut hadir sebagai narasumber Plh Gubernur Riau yang diwakili Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Provinsi Riau DR Arden Simeru,S.Pd,M.Kom, Dosen Fakultas UII Yogyakarta Prof Dr Muhammad Syamsudin yang memaparkan terkait keberadaan dan Pemanfaatan Ulayat Dulu, Sekarang dan akan Datang dan Guru Besar Agraria Pusat Kajian Hukum Agraria dan Adat Fakultas Hukum UNAND Prof Dr Kurnia Warman,SH,M.Hum terkait Pendaftaran tanah ulayat untuk menuntaskan pengakuan dan melindungi keberadaanya. (Advetorial Pemkab Kampar)




Asisten III Azwan Paparkan Materi Pemanfaatan Tanah Ulayat Pada Dies Natalis ke-7 Universitas Pahlawan

KAMPAR – Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH yang diwakili oleh Asisten III Bidang Adm Umum dan Kepegawaian Setda Kampar Ir Azwan,M.Si. sebagai narasumber pada Seminar Nasional Dies Natalis ke-7 di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang. Kamis,(22/2/2024).

Dalam pemaparannya, Azwan menegaskan terkait tanah ulayat yang agar seluruh Perusahan yang produksinya dan dikelolah oleh Koperasi dan Hak Guna Usaha Usaha (HGU) telah habis, maka tanah atau lahan dikembalikan kepada Ninik mamak untuk anak kemanakan masing-masing.

“Kita inginkan nantinya ada agar tanah ulayat bisa terdaftar atas nama ninik mamak, karena apabila tidak terdaftar, akan kembali ke Negara dan apabila telah terdaftar maka melalui kesepakatan ninik mamak nantinya akan dapat dibagikan ke anak kamanakan atau masyarakat.”harap Azwan.

Sementara itu Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang Prof Dr Amir Luthfi dalam arahan singkat menjelaskan bahwa seminar ini selain secara langsung, juga dikuti oleh sebanyak 500 peserta secara Zoom termasuk para Camat dan Kepala Desa.

Terkait Tanah Ulayat, Prof Luthfi juga menyebut bahwa dengan dilaksanakan seminar ini persoalan sengketa atau persoalan lahan masyarakat dengan perusahaan dengan mudah diselesaikan apabila kita bisa mengimplementasikan Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajoangan.

“Terkait lahan masyarakat atau adat, sebetulnya kita sudah ada perdanya sejak 1999 yang ditandatangan Bupati. Selain itu, juga telah ada aturan dari Kementrian ATR/BPN.”ujar Lutfhi

Luthfi juga memaparkan bahwa dalam aturan Perda Tahun 1999 menjelaskan, agar ulayat yang dikelolah oleh Koperasi suatu Perusahaan supaya dibuatkan SK (Surat Keputusan, apabila Hak Guna habis maka tanah kembali ke Ulayat. Dengan demikian, perlu implementasi agar munculnya berkeadilan.

Turut hadir sebagai narasumber Plh Gubernur Riau yang diwakili Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Provinsi Riau DR Arden Simeru,S.Pd,M.Kom, Dosen Fakultas UII Yogyakarta Prof Dr Muhammad Syamsudin yang memaparkan terkait keberadaan dan Pemanfaatan Ulayat Dulu, Sekarang dan akan Datang dan Guru Besar Agraria Pusat Kajian Hukum Agraria dan Adat Fakultas Hukum UNAND Prof Dr Kurnia Warman,SH,M.Hum terkait Pendaftaran tanah ulayat untuk menuntaskan pengakuan dan melindungi keberadaanya. (Advetorial Kampar)




Sambut Bulan Ramadhan, Masyarakat Pulau Belimbing, Kuok Lakukan Tradisi Makan Bakela Serta Berbagai Lomba

KAMPAR – Suka ria atas datangnya bulan suci ramadhan masih berjalan dan dilaksanakan oleh masyarakat, dan tradisi makan bakela (Makan bersama di dulang) telah berjalan sejak 28 tahun yang lalu. Ini bentuk syukur dan suka ria dalam menyambut datangnya bulan yang ditunggu-tunggu yakni bulan suci ramadhan.

Selain makan bersama juga diadakan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat desa Kuok lama, Hiburan Pacu Sampan melawan arus dan yang tak kalah menyentuh adalah pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Ini patut kita contoh dan pertahankan, dimana Persatuan, kebersamaan dan Gotong Royong tergambar pada kegiatan ini.

Demikian dikatakan Pj Bupati Kampar Hambali, SE, MH yang diwakili oleh Kepala Bidang PAUD Dispora Kampar Hj. Mariani M. Pd pada saat menyampaikan amanah Pj Bupati Kampar yang diadakan halaman PDTA Desa Persiapan Pulau Belimbing Desa Kuok Kecamatan Kuok, Kamis, (22 /02).

Hadir pada kesempatan tersebut Tokoh Kampar dan mantan Bupati Kampar pada masanya Drs. H. Burhanuddin Husin, MM, Camat Kuok yang diwakili Sekretaris Kecamatan Kuok Nasri Roza, Kapolsek Kuok, Kepala Desa Kuok, Kepala Desa Persiapan Pulau Belimbing, alim ulama, tokoh Masyarakat dan pemuda Pulau Belimbing.

“Datangnya bulan suci ramadhan patut kita syukuri, karena kita belum tau bahwa tahun depan kita belum tau akan berjumpa, maka kita selalu berharap semoga kita semua dapat berjumpa dengan bulan suci ramadhan tahun ini ” Kata Mariani.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Pulau Belimbing dan Kuok atas inisiasi untuk melaksanakan kegiatan yang mulia ini, selain menjadi event keagamaan juga menjadi hiburan bagi masyarakat.

Sementara itu Tokoh masyarakat H. Harmaini, SPd, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tradisi yang telah turun menurun dilakukan oleh masyarakat, beberapa kegiatan dilaksanakan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan diantaranya pacu sampan, MTQ Tingkat kedesaan Kuok lama, dan penyantunan anak Yatim yang dilakukan pada hari puncaknya pada hari ini dengan dilaksanakannya makan bersama.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat maupun donatur dalam mensupport kesuksesan acara ini.”tambah Harmaini lagi. (Advetorial Kampar)




Staf Ahli Bupati Kampar Hadiri Purna Tugas Gubernur Riau Edy Natar

Pekanbaru – Pj Bupati Kampar diwakili Staf Ahli Bupati Kampar Bidang Kemasyarakatan dan SDM Readel Fitri, Sp.M.Si menghadiri silaturahmi dalam rangka Purna Tugas Gubernur Riau, Brigjen TNI (Purn) H. Edy Afrizal Natar Nasution yang dilaksanakan di Balai Serindit, Pekanbaru, Selasa (20/2/2024) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Riau Edy Natar mengatakan, dirinya menjabat sebagai Plt Gubernur Riau selama 24 hari dan Gubernur definitif selama 2 bulan 24 hari.

Edy Natar, menyampaikan permohonan maaf karena selama kepemimpinannya banyak kekurangan di sana sini.

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan, terutama beberapa tugas yang belum sempat saya selesaikan.”ucap Edi Natar

Edi Natar juga menyampaikan beberapa hal yang telah ia kerjakan meskipun dalam waktu yang singkat. Diantaranya, penyelesaian konflik lahan antara masyarakat Okura dengan PT SIR, yang mana selama ini tak pernah bisa terselesaikan.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Kampar Readel Fitri mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan Edy Natar, mulai dari menjabat sebagai Wakil Gubernur, Plt Gubernur Riau hingga menjadi Gubernur di Provinsi Riau.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kampar dan masyarakat Kabupaten Kampar kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi pengabdian dan juga kerja keras yang telah ditunjukkan selama memimpin Provinsi Riau semoga Riau semakin maju dan masyarakatnya sejahtera.” Readel Fitri

Readel Fitri juga mengapresiasi salah satu program Edi Natar yang dilakukan secara bersama-sama masyarakat yakni gerakan sholat berjama’ah.

“Kami juga terkesan dan sangat mengapresiasi program yang dilakukan pak Edi Natar yakni sholat subuh berjamaah, beliau adalah Sang Penggiat Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di Riau, Pesan terakhir beliau di masa Purna Tugasnya mengingatkan masyarakat yang Beragama Islam untuk tidak meninggalkan sholat berjamaah.” Readel Fitri. (Advetorial Kampar)




Pj Sekda Kampar Pimpin Rapat Pra-Musrenbang RKPD 2025

Bangkinang Kota – Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE, MH yang diwakili oleh Pj Sekda Kampar Drs. H. Yusri. M.Si Pimpin Rapat Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kampar Tahun 2024 Untuk Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Bappeda Kampar, Senin (19/2/2024).

Pra Musrenbang Kabupaten Kampar Tahum 2024 untuk penyusunan RKPD Tahun 2025 mengusung Tema “Menjadikan Kampar Yang Berdaya Saing, Sejahtera, Bermartabat, Unggul dan Berkelanjutan di Provinsi Riau.

Dalam arahannya, Pj Sekda Kampar Drs. H. Yusri, M.Si menyampaikan bahwa Kepada Seluruh Kepala OPD pada RKPD tahun 2025 untuk memfokuskan pada sektor yang langsung dirasakan oleh Masyarakat, seperti Pertanian, Stunting, Kemiskinan Extream, Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan serta Pertumbuhan Ekonomi sehingga tidak terjadi Kenaikan Inflasi.

“Ia juga berharap, dengan adanya Infrastruktur yang mangkrak saat Covid-19 tahun lalu seperti Jembatan Desa Koto Aman yang Menyambung Sembilan Desa dan Beberapa Ruas Jembatan di Kecamatan Rumbio jaya untuk dapat diselesaikan dan dituntaskan.”ungkap Yusri

Ia juga tegaskan, Dinas Perdagangan dan OPD terkait agar selalu melakukan Operasi Pasar di seluruh Kecamatan untuk mencegah kenaikan Harga sehingga masyarakat Kampar tidak merasakan Kenaikan Inflasi.

“Dengan adanya Infrastruktur yang mangkrak saat Covid-19 tahun lalu seperti Jembatan Desa Koto Aman yang Menyambung Sembilan Desa dan Beberapa Ruas Jembatan di Kecamatan Rumbio jaya untuk dapat diselesaikan dan dituntaskan.”ungkap Yusri

Ia juga tegaskan, Dinas Perdagangan dan OPD terkait agar selalu melakukan Operasi Pasar di seluruh Kecamatan untuk mencegah kenaikan Harga sehingga masyarakat Kampar tidak merasakan Kenaikan Inflasi.

Pj Sekda Kampar juga memaparkan, Pra musrenbang ini juga kita perlu lihat bahwa Tenaga Honorer di Kampar ada lebih Kurang 4000 orang.

“Untuk itu saya tegaskan tidak ada penambahan Tenaga Honorer, karena Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ingin menuntaskan Tenaga Honorer untuk Menjadi P3K.”Tegas Yusri

Pj Sekda Kampar berpesan kepada seluruh Kepala OPD, agar merencanakan program kerja dengan baik. Sebab kebutuhan dasar pendidikan, Stunting, Kemiskinan Ekstrim dan kesehatan perlu ditopang dengan upaya memajukan perekonomian masyarakat. (Advetorial Kampar)




Pj Bupati Kampar Lepas Hj Rasyidah, Orang Tua Dari Ketua LPTQ Kampar.

Kuok – Usai melaksanakan pencoblosan surat suara di TPS Pj Bupati Kampar H. Hambali SE, MBA, MH langsung menuju kediaman Almarhummah Hj Rasyidah orang tua Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kampar H. Yurmailis Saruji SE guna melepas ke tempat peristirahatan terakhir. (14/02/2024)

Almarhumah juga merupakan orang tua dari Supardi SE yang merupakan staf di Dinas Komunikasi dan Persandian Kabupaten Kampar. Hj Rasyidah meninggal di usia 81 tahun, dan meninggalkan 1 (satu) dari 9 (sembilan) orang anak yang terdiri dari 2 perempuan 7 laki-laki, dimana satu orang sudah terlebih dahulu wafat.

Usai mensholatkan jenazah Almarhumah Pj Bupati Kampar mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, atas nama pribadi dan Pemerintah saya mengucapkan semoga Almarhumah khusnul khotimah.

“Ini sudah merupakan sudah ketetapan Allah Swt, kita hanya menunggu waktu untuk di panggil oleh Maha Kuasa, maka ini dapat kita jadikan Iktibar.” Ucap Hambali saat memberikan sambutan

Hambali juga menghimbau kepada masyarakat karena dalam suasana Pemilu untuk segera ke TPS dalam rangka melakukan kewajiban sebagai warga negara yaitu mempergunakan hak suara masing-masing.

“Dalam kesempatan ini saya menghimbau mari kita ke TPS dalam rangka melakukan kewajiban sebagai warga negara yaitu mempergunakan hak suara masing-masing.”himbau Hambali

Pj Bupati Kampar juga mengingatkan agar jangan sampai gara-gara perbedaan pilihan kita jadi terpecah bela, tetap jaga silaturrahmi, persatuan dan kesatuan di masyarakat, dan ciptakan pemilu yang damai, kondusif dan aman. (Advetorial Kampar)