Asisten I Setda Kampar Buka FGD Pemberdayaan dan Penguatan PKS

Bangkinang Kota – Pj Bupati Kampar Hambali SE,MH, di wakili Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar membuka secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Dukungan dan Kolaborasi Stakeholder Untuk Program Pemberdayaan dan Penguatan Petani Kelapa Sawit Swadaya Berkelanjutan yang di taja oleh World Resources Institute (WRI) Indonesia, di laksanakan di Resort Stanum Bangkinang, Selasa, 27/02/2024.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kadis Perkebunan Marhalim, Kadis Pertanian Nur Ilahi Ali, Para Camat di bawah Binaan WRI dan Para Petani Sawit di Bawah Binaan WRI.

Asisten I Setda Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada WRI Indonesia yang telah melaksanakan kegiatan ini.

“Kami Pemda Kampar berterima kasih kepada WRI Indonesia yang telah melaksanakan acara ini untuk mengembangkan para petani sawit.” Kata Ahmad Yuzar

Ia juga berharap dengan Kegiatan FGD ini dapat memajukan para peran petani sawit, serta nantinya para petani sawit di kabupaten kampar nantinya bisa Mendapat sertifikat RSPO

“Kami pemerintah Kabupaten Kampar siap membantu hal hal yang dibutuhkan untuk kemajuan para petani sawit, khususnya petani sawit di kabupaten kampar” Tambahnya.

Sementara itu Koordinator Kampar Smallholder Hub Elmaliza mengatakan WRI Indonesia untuk pemberdayaan petani kelapa sawit sudah di mulai sejak 2017

Pada hari ini kita melakukan di Kabupaten Kampar, tentu Kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan dinas terkait.

“Tujuan kami melaksanakan kegiatan ini untuk meminta dukungan agar bisa berkolaborasi dengan pemerintah dan dinas terkait untuk bersinergi memajukan petani kelapa sawit swadaya berkelanjutan di Kabupaten Kampar.” Tambahnya.

“Semoga hasil dari FGD ini dapat kita laksanakan dan bermanfaat bagi para petani sawit” Harap Elmaliza. (Advetorial Pemkab Kampar)




Pj Bupati Kampar Hadiri Pisah Sambut Ketua dan Wakil Ketua PA Bangkinang Kelas IB

Bangkinang Kota – Pj Bupati Kampar Hambali, SE, MH, beserta Istri Ny.Rucana Djayanti Hambali Menghadiri Acara Pisah Sambut Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) Bangkinang Kelas 1B, Ketua Dari Ibu Nongliasma, S.Ag, MH kepada Bapak Dr. H. Faisal Saleh, Lc, M. Si dan Wakil Ketua dari Bapak Dr. Hasan Nul Hakim, S.H.I, MA Kepada Ibu Padmilah S.H.I, MA, yang dilaksanakan di aula Balai Bupati Kampar, Rabu 26/02/2024.

Turut Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru Bapak Dr. Drs. H. Syahril, S.H., M.H, Forkopimda Kabupaten Kampar, Pj Sekda Kabupaten Kampar Drs. H. Yusri, M. Si, para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Kampar dan Tamu Undangan Lainnya.

Dalam Sambutannya Pj Bupati Kampar Hambali yang di wakilkan kepada Pj Sekda Kampar Drs.H. Yusri M.Si, menyampaikan selamat jalan kepada Ibu Nongliadma dan Bapak Hasan Nul Hakim, semoga sukses dan selamat bertugas di tempat yang baru, dan kepada bapak Faisal Saleh dan Ibu Padmilah dengan tangan terbuka kami menyambut, selamat bergabung di Kabupaten Kampar.

Selamat bertugas untuk ibu Nongliasma dan bapak Hasan Nul Hakim, kami semua masyarakat Kampar mendoakan semoga sukses dan semoga karirnya lebih menanjak ditempat yang baru, dan kepada bapak Faisal Saleh dan ibu Padmilah selamat bergabung, semoga kita dapat bersinergi dalam membangun Kampar yang lebih maju “.Ujar Yusri.

Sementara itu Ketua Pengadilan Agama Bangkinang Kelas 1B Dr. H. Faisal Saleh, Lc, M. Si dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Bangkinang Kelas 1B Padmilah S.H.I, MA, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang hangat dari Pemerintah Kabupaten Kampar dan Forkofimda Kabupaten Kampar.

Bapak Faisal dan Ibu Padmilah berharap dapat diterima dengan baik, dan merasa senang dapat bertugas di Kabupaten Kampar dan siap bersinergi dengan Pemda Kampar untuk membangun Kabupaten Kampar.

Selanjutnya Ketua Pengadilan Agama Bangkinang Kelas 1B yang lama Nongliasma, S.Ag, MH menyampaikan selama ia bertugas di kabupaten kampar selama lebih kurang 1 (satu) tahun, alhamdulillah di terima dengan baik dan menjalin hubungan dengan baik.

“Tentu selama bertugas di Kabupaten Kampar banyak melakukan kesalahan, untuk itu saya mohon maaf atas kesalahan saya selama bertugas” Kata Nongliasma. (Advetorial Pemkab Kampar)




Ketua Umum Dekranasda Kampar Lakukan Pembinaan Kepada Pengrajin Tenun Songket

Tapung-Pembinaan demi pembinaan selalu dilakukan oleh Ricana Djayanti Hambali selaku Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali kepada para pengrajin yang ada di Kabupaten Kampar.

Kali ini Ricana Didampingi oleh Ketua TP PKK Kecamatan Tapung sambangi Rumah Kelompok Produksi Tenun Songket Desa Pagaruyung yang diketuai oleh Ibu Lia yang merupakan salah satu Produsen Tenun Songket Kampar. Senin,26/2/24

Dalam kunjungannya kali ini Ricana berkesempatan melihat langsung bagaimana proses pembuatan Kain Tenun Songket Kampar oleh ibu Lia dan kawan-kawan sebagai pemilik dan pengrajin Tenun Songket ini.

Kelompok Produksi Tenun Songket Desa Pagaruyung berdiri sejak 10 tahun menekuni kerajinan ini, bahkan dulunya ini merupakan binaan Ricana saat menjabat sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Tapung.

Di sela-sela kunjungannya dalam rangka pembinaan terhadap pengrajin ini, Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Kampar ini sampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada pengrajin dikarenakan memiliki kesabaran, ketelatenan dan ketelitian dalam mengerjakan tenunan yang cukup dinilai sulit.

Dan juga disisi lain merasa miris karena belum adanya peningkatan produksi dikarenakan terhentinya pembinaan dan kendala mofal serta pemasaran.

“Setelah melihat hasil dari pekerjaan tenun songket ini, kita dapat menilai sendiri betapa tingginya harga dari suatu keahlian dan keterampilan terutama menjadi seorang pengrajin tenun di daerah kita pada zaman sekarang ini sangatlah langka, tenun songket ini merupakan Hand Made yang sangat membutuhkan ketelitian ekstra, untuk saya mengajak semua pihak terkait mari Kita Bangkitkan Kembali Pengrajin tenun songket di Kabupaten Kampar.”ucap Ricana.

Ricana juga mengatakan bahwa Dekranasda Kabupaten Kampar akan mendukung penuh para pengrajin Tenun Songket ini, baik dalam mengembangkan usahanya dan membantu pemasarannya, baik dalam daerah maupun luar daerah, dengan salah satu cara membuka galeri Dekranasda Kabupaten Kampar. Dengan demikian kita juga ikut melestarikan kebudayaan karena songket merupakan salah satu bahan pakaian adat di Kampar.

Ricana meminta Kepada Pihak Dinas Perindag dan Ketenagakerjaan Kabupaten Kampar untuk ikut mendukung dalam pengembangan Tenun Songket Kampar ini dengan cara membantu dalam membuat hak cipta serta mengadakan pelatihan bagi pengrajin yang juga merupakan pelaku UMKM agar lebih mampu mengembangkan kerajinan ini dan mencari penerus yang merupakan PR kita bersama dalam melestarikan Tenun Songket Kampar ini.

Seperti yang dilaporkan bahwa ada lebih kurang 20 orang pengrajin yang ada di Desa Pagaruyung Kecamatan Tapung ini, dengan permasalahan yang sama yaitu permodalan dan pemasaran. Dan ini harus segera dibangkitkan kembali agar mata luar tahu bahwa Kampar memiliki identitas di bidang tenun kain.

“Tenun Songket Kampar ini dibandrol dengan harga mulai dari 2.900.000 rupiah sampai 4.000.000 rupiah, harga ini sangat wajar mengingat bahan baku yang juga mahal dan terlebih pembuatannya yang rumit dan memakan waktu satu bulan untuk satu kain tenun songket.”ujar Ricana (Advetorial Pemkab Kampar)




PJ Sekda Kampar Tinjau Lokasi MTQ ke 53 Tingkat Kabupaten

Perhentian Raja,-Jelang pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur”an Tingkat Kabupaten Kampar pada 29 Februari mendatang, Penjabat (Pj) Sekda Kampar, Drs. H.Yusri, M.Si meninjau ke lapangan untuk mengetahui progres menjelang hari H kegiatan MTQ tersebut yang akan dilaksanakan di Komplek Mesjid An-Nizam, Desa Perhentian Raja, Senin (26/02/2024).

Dalam keterangannya setelah peninjauan lokasi tersebut, Yusri mengatakan bahwa, persiapan pelaksanaan MTQ mulai dari pembangunan astaka, layout tenda utama dan stan bazar untuk organisasi dan kecamatan sudah selesai sekitar 80 persen lebih, namun tentunya menjelang tanggal 29 Februari 2024 masih ada beberapa kekurangan yang perlu dibenahi dan disempurnakan.

” kita berharap segala kekurangannya untuk penyempurnaan pelaksanaan MTQ dapat dilaksanakan tepat waktu, sehingga nantinya kegiatan tersebut bisa berjalan dengan sukses lancar sebagaimana yang kita harapkan” ujar Yusri.

Yusri berharap, dengan terselenggaranya MTQ tersebut, diharapkan memberi dampak positif dan dapat menambah kecintaan seluruh masyarakat terhadap Al-Quran, sesuai dengan makna yang sesungguhnya, cintai dan hayati isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kadis Pertanian, Nur Ilahi Ali, Kasatpol PP Kampar Arizon, SE, Kadis Kesehatan, Asmara Fitra Abadi, Sekretaris Perhubungan, Kholis Febriyasmi , Kabag Kesra Setda Kampar Yurnalis, dan Camat Perhentian Raja Agus Suryatna dan mewakili Kadis PUPR Kampar yang saat ini terus menggesa dalam mempersiapkan Astaka Utama. (Advetorial Kampar)




Pj. Ketua PKK Kab. Kampar Buka Secara Resmi Festival Hadroh Se Provinsi Riau

Bangkinang Kota, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Ricama Djayanti Hambali membuka secara Resmi Festival Hadroh se Provinsi Riau dalam rangka Hari Lahir (Harlah) Muslimad NU ke-78 dan NU ke -101 Tahun 2024 ditandai dengan pemotongan tumpeng di Aula Kantor Bupati Kampar pada Minggu (25/02/2024).

Turut hadir Perwakilan Kantor Kemenag Kabupaten Kampar Ahmad Fadil, Perwakilan Pengcab NU Maswir beserta jajaran, Perwakilan Pimpinan Wilayah Wahyu Setia Ningsih dan Ketua GOW Kabupaten Kampar Erni Haerani Repol.

“Hadroh merupakan salah satu bentuk dakwah dalam wujud syair yakni bernyanyi sambil bersholawat” demikian diutarakan Ricana yang juga merupakan Dewan Penasehat dari Muslimat NU Kabupaten Kampar.

Ricana juga mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mengenalkan musik yang bernuansa islami kepada para generasi penerus dan remaja islam, yang akhir-akhir ini tengah diserang oleh modernisasi dan hal-hal yang berbau luar negeri.

“Dengan Hadroh kita berharap generasi muda di Kabupaten Kampar dapat dirangkul untuk lebih mencintai syair-syair syarat Islami ini agar tertanam rasa cinta akan agama dan ajaran-ajarannya” tambah Ricana. (Advetorial Kampar)




Masjid AR-Rahman Gelar Tabligh Akbar

BANGKINANG KOTA – Masih dalam suasana peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1445 H, jema’ah Masjid AR-Rahman menggelar Tabligh Akbar bersama Ustadz Drs Khalil Rahmad, minggu malam (25/2/2024).

Dihadiri Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH yang diwakili Asisten III Setda Kampar Ir Azwan,M.Si, Tabligh Akbar yang dilaksanakan warga Pendopo Bangkinang itu, sekaligus juga merupakan dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj.

Ir Azwan dalam arahannya mengingatkan, bahwa saat ini kita telah memasuki 16 Sya’ban. Artinya, bulan suci ramadhan 1445 H tinggal menghitung hari lagi akan jumpa dengan kita.

Dengan demikian, kita berharap semoga kita semua diberikan selalu kesehatan. Agar nantinya kita bisa berbuat banyak amal ibadah wajib dan sunat. Amal ibadah ini baik puasa dan sholat taraweh berjamaah di malam hari, serta memperbanyak sedekah dan membaca ayat suci al-Qur’an.

Selain itu, Azwan juga mengingatkan bahwa hari ini masih banyak terjadi kenakan yang sangat masif dikalangan remaja terutama persoalan narkoba. Allhamdulillah, remaja masjid Ar-Rahman sendiri setiap minggu melaksanakan kuliah subuh.

Terakhir terkait Pemilu 2024, kita tau semua bahwa pesta demokrasi tela usia dan hanya tinggal hasil rekapitulasi dari seluruh KPU Kabupaten sampai KPU Pusat. Ada yang kalah dan ada yang menang dalam beda pilihan, akan tetapi kita harus tetap satu dan bersatu.”ucap Azwan”. (Advetorial Kampar)




Pj Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri.
Hambali : “Pemda Kampar akan melakukan operasi pasar di setiap kecamatan”

Bangkinang Kota, Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan Pengendalian Inflasi Daerah secara zoom meeting yang di pimpin oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir yang dilaksanakan di lantai II Kantor Bupati Kampar. Senin,24/2/24

Dalam rapat ini dihadiri Pj Sekda Kampar Drs. Yusri,M.Si, Asisiten II Setda Kampar Suhermi, ST. Kepala Inspektorat Febrinaldi Tridarmawan, Kadis Perdagangan, Koperasi dan UMK Kbupaten Kampar Drs. Dendi Zulhaeri, M.Si, Kadis Pertanian Nur Ilahi Ali, Kadis Sosial Zamzami, Plt Kabag Ekonomi Purwoko dan undangan lainnya.

Tomsi Tohir menyampaikan bahwa, sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga, perlu penanganan serius dari pihak terkait. Komoditas ini di antaranya Beras, Cabai Merah, Minyak Goreng, dan Ayam Ras.

Tomsi Tohir juga mengungkapkan sejumlah daerah baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota memiliki Indeks Perkembangan Harga (IPH) tinggi. IPH ini merupakan bagian dari penyebab tingginya inflasi. Dari data yang disampaikan Kemendagri, Provinsi Riau termasuk 10 provinsi yang terendah Inflasinya.

Tomsi Tohir Berharap untuk Kepala daerah untuk bisa bahu membahu dan melakukan upaya upaya yang maksimal untuk mengatasi kenaikan dari inflasi tersebut.

Sementara itu Pj Bupati Kampar mengatakan Kabupaten Kampar akan melakukan intervensi dan langkah upaya dalam percepatan pengendalian inflasi daerah.

Pj Bupati Kampar juga menyampaikan, agar harga barang di Kabupaten Kampar tidak melonjak seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan telur ayam, ini biasanya komoditas barang yang harganya terus naik.

“Untuk mengatasi hal tersebut Pemda Kampar akan melakukan upaya percepatan pengendalian inflasi daerah yakni melakukan operasi pasar di setiap kecamatan di Kabupaten Kampar, Operasi pasar ini akan rutin kita lakukan di setiap kecamatan bersama instansi terkait dan instansi vertikal, dengan demikian inflasi dapat kita kendalikan di Kabupaten Kampar ini, operasi pasar ini juga kita lakukan dalam rangka menghadapi bulan puasa dan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, karena dalam fase ini biasanya harga barang baik.” Ucap Hambali. (Advetorial Pemkab Kampar)




Pj Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Bangkinang Kota – Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan Pengendalian Inflasi Daerah secara zoom meeting yang di pimpin oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir yang dilaksanakan di lantai II Kantor Bupati Kampar. Senin,(24/02/2024).

Dalam rapat ini dihadiri Pj Sekda Kampar Drs. Yusri,M.Si, Asisiten II Setda Kampar Suhermi, ST. Kepala Inspektorat Febrinaldi Tridarmawan, Kadis Perdagangan, Koperasi dan UMK Kbupaten Kampar Drs. Dendi Zulhaeri, M.Si, Kadis Pertanian Nur Ilahi Ali, Kadis Sosial Zamzami, Plt Kabag Ekonomi Purwoko dan undangan lainnya.

Tomsi Tohir menyampaikan bahwa, sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga, perlu penanganan serius dari pihak terkait. Komoditas ini di antaranya Beras, Cabai Merah, Minyak Goreng, dan Ayam Ras.

Thomsi Tohir mengungkapkan sejumlah daerah baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota memiliki Indeks Perkembangan Harga (IPH) tinggi. IPH ini merupakan bagian dari penyebab tingginya inflasi. Dari data yang disampaikan Kemendagri, Provinsi Riau termasuk 10 provinsi yang terendah Inflasinya.

Tomsi Tohir Berharap untuk Kepala daerah untuk bisa bahu membahu dan melakukan upaya upaya yang maksimal untuk mengatasi kenaikan dari inflasi tersebut.

Sementara itu Pj Bupati Kampar mengatakan Kabupaten Kampar akan melakukan intervensi dan langkah upaya dalam percepatan pengendalian inflasi daerah.

Pj Bupati Kampar juga menyampaikan, agar harga barang di Kabupaten Kampar tidak melonjak seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan telur ayam, ini biasanya komoditas barang yang harganya terus naik.

“Untuk mengatasi hal tersebut Pemda Kampar akan melakukan upaya percepatan pengendalian inflasi daerah yakni melakukan operasi pasar di setiap kecamatan di Kabupaten Kampar, Operasi pasar ini akan rutin kita lakukan di setiap kecamatan bersama instansi terkait dan instansi vertikal, dengan demikian inflasi dapat kita kendalikan di Kabupaten Kampar ini, operasi pasar ini juga kita lakukan dalam rangka menghadapi bulan puasa dan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, karena dalam fase ini biasanya harga barang baik.” Ucap Hambali. (Advetorial Kampar)




Pemkab Kampar Tandatangani MoU bersama STPN Jogyakarta

KAMPAR- Guna peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara di bidang Pertanahan, Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan Memorandum of Understanding (MoU) atau kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Jogyakarta di Aula Sekretariat STPN Jogyakarta. Jumat, (23/2/2024).

Penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan oleh Pj Bupati Kampar yang diwakili oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs Yusri M.Si dan Ketua SPTN Jogyakarta.

Kerjasama ini ditandatangani oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Drs. H. Yusri, M.Si dan Ketua STPN Yogyakarta Dr. Ir. Senthot Sudirman yang disaksikan oleh Kepala Bapenda Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP.M.Si, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar Zamhur, ST, Sekretaris Bapenda Kampar Jaka Putra, Kabid Pengelolaan Aset BPKAD Kampar Yafrizal Agusmar, SE. Kabag Kerjasama Setda Kampar Zaky Rahman, Kabag Hukum Khairuman, SH.l, Kepala Subbagian Keuangan, Bambang Suharto, S.H., M.Kn. Ketua Program Studi Diploma IV Pertanahan Dr. Raden Deden Dani Saleh, S.Sos, M.Si, Kepala Subbagian Pendidikan dan Kerjasama Gad Momole, S.SiT., MPA, Kepala Unit Penunjang (UPA) Hubungan Masyarakat (Humas) dan Kerjasama merangkap Kepala sub Penunjang Akademik Hubungan Masyarakat (Humas) dan Kerjasama Dalam Negeri, Asih Retno Dewi, S.S.T, M.Ec.Dev.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Kampar diwakili Pj Sekda Kampar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas keterbukaan STPN yang sudah menyambut baik maksud kerjasama antara Pemda Kampar dengan STPN Yogyakarta.

Pj Sekda Kampar mengatakan bahwa Penandatanganan Perjanjian Kerjasama ini terkait dengan penyelenggaraan pendidikan program studi diploma IV pertanahan dan program studi diploma I pengukuran dan pemetaan kadastral pada STPN.

Dengan kerja sama yang telah terjalin, pemda Kampar berharap anak daerah dapat menempuh pendidikan di STPN yang selanjutnya dapat membantu penyelesaian urusan pertanahan di Kabupaten Kampar.

Dikatakan Yusri, perjanjian kerjasama yang kita lakukan ini suatu upaya dan komitmen kita dalam meningkatkan potensi anak daerah untuk melahirkan SDM yang unggul yang nantinya dapat berkontribusi membangun Kabupaten Kampar ke depan.

Sekda Kampar juga berharap kedepannya Kabupaten Kampar memiliki tenaga ahli di bidang pertanahan dan tata ruang sebagai solusi penyelesaian permasalahan pertanahan di Kampar. (Advetorial Kampar)




Asisten III Azwan Paparkan Materi Pemanfaatan Tanah Ulayat Pada Dies Natalis ke-7 Universitas Pahlawan

KAMPAR- Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH yang diwakili oleh Asisten III Bidang Adm Umum dan Kepegawaian Setda Kampar Ir Azwan,M.Si. sebagai narasumber pada Seminar Nasional Dies Natalis ke-7 di Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang. Kamis,(22/2/2024).

Dalam pemaparannya, Azwan menegaskan terkait tanah ulayat yang agar seluruh Perusahan yang produksinya dan dikelolah oleh Koperasi dan Hak Guna Usaha Usaha (HGU) telah habis, maka tanah atau lahan dikembalikan kepada Ninik mamak untuk anak kemanakan masing-masing.

“Kita inginkan nantinya ada agar tanah ulayat bisa terdaftar atas nama ninik mamak, karena apabila tidak terdaftar, akan kembali ke Negara dan apabila telah terdaftar maka melalui kesepakatan ninik mamak nantinya akan dapat dibagikan ke anak kamanakan atau masyarakat.”harap Azwan.

Sementara itu Rektor Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang Prof Dr Amir Luthfi dalam arahan singkat menjelaskan bahwa seminar ini selain secara langsung, juga dikuti oleh sebanyak 500 peserta secara Zoom termasuk para Camat dan Kepala Desa.

Terkait Tanah Ulayat, Prof Luthfi juga menyebut bahwa dengan dilaksanakan seminar ini persoalan sengketa atau persoalan lahan masyarakat dengan perusahaan dengan mudah diselesaikan apabila kita bisa mengimplementasikan Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajoangan.

“Terkait lahan masyarakat atau adat, sebetulnya kita sudah ada perdanya sejak 1999 yang ditandatangan Bupati. Selain itu, juga telah ada aturan dari Kementrian ATR/BPN.”ujar Lutfhi

Luthfi juga memaparkan bahwa dalam aturan Perda Tahun 1999 menjelaskan, agar ulayat yang dikelolah oleh Koperasi suatu Perusahaan supaya dibuatkan SK (Surat Keputusan, apabila Hak Guna habis maka tanah kembali ke Ulayat. Dengan demikian, perlu implementasi agar munculnya berkeadilan.

Turut hadir sebagai narasumber Plh Gubernur Riau yang diwakili Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan Dinas Pendidikan Provinsi Riau DR Arden Simeru,S.Pd,M.Kom, Dosen Fakultas UII Yogyakarta Prof Dr Muhammad Syamsudin yang memaparkan terkait keberadaan dan Pemanfaatan Ulayat Dulu, Sekarang dan akan Datang dan Guru Besar Agraria Pusat Kajian Hukum Agraria dan Adat Fakultas Hukum UNAND Prof Dr Kurnia Warman,SH,M.Hum terkait Pendaftaran tanah ulayat untuk menuntaskan pengakuan dan melindungi keberadaanya. (Advetorial Pemkab Kampar)