Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hadiri Rapat Persiapan Gebyat AKS Tingkat Provinsi Riau

Pekanbaru, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Ricana Djayanti Hambali mengikuti Rapat Persiapan Gebyar Audit Kasus Stunting (AKS) Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kampar Tahun 2024. Rapat tersebut yang dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Probinsi Riau. Rabu,7/2/24

Ricana memaparkan bahwa Audit Kasus stunting merupakan upaya penguatan deteksi dini dan intervensi spesifik dan sensitive yang tepat bagi kelompok sasaran berisiko stunting.

“Audit stunting merupakan upaya identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans rutin atau sumber data lainnya, khususnya sebagai penapisan kasus-kasus yang sulit termasuk mengatasi masalah mendasar pada kelompok sasaran audit berisiko stunting, yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui/nifas dan baduta/balita.”ucap Ricana Djayanti

Pj Ketua TP-PKK Kampar ini memaparkan Kegiatan Gebyar AKS ini akan dilaksanakan di Kabupaten Kampar dengan terpusat di Kecamatan Tambang pada 27 Februari 2024 mendatang.

“Dasar dari kegiatan ini yaitu Perpres 72/2021 Pasal 8 Rencana aksi nasional Percepatan Penurunan Stunting terdiri atas kegiatan prioritas yang paling sedikit mencakup antara lain audit kasus stunting dengan melakukan sedikitnya 5 (lima) skema pendekatan berbasis keluarga risiko, termasuk didalamnya audit kasus stunting diyakini memiliki dampak yang besar dan signifikan dalam percepatan penurunan Stunting.” tambah Ricana.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau drg. Sri Sardono Mulyanto, M.Han dalam sambutannya menjelaskan bahwa langkah pelaksanaan audit kasus stunting setelah mengidentifikasi risiko stunting adalah mengetahui penyebab sebagai upaya pencegahan dan perbaikan tata laksana kasus serupa, analisis faktor risiko terjadinya stunting pada baduta/balita, kemudian akan diperoleh rekomendasi penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus serta upaya pencegahan, terakhir yaitu memberikan respon/ tindak lanjut rekomendasi.

Sri Sardono juga mengatakan Ini masih rapat perdana dalam hal pelaksanaan kegiatan ini, dan masih menyangkut teknis pelaksanaan kegiatan serta pembagian tugas secara umum kepada stekholder terkait, dan akan dimatangkan kembali pada rapat berikutnya menjelang pelaksanaan.

Turut hadir mendampingi Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Kampar pada rapat tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Asmara Fitrah Abadi, Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Kampar sekaligus Sekretaris TPPS Kabupaten Kampar H Edi Afrizal M.Si beserta jajaran, dan TPPS Provinsi Riau Agus Suprianto. (Advetorial Pemkab Kampar)




DWP-UP Ambil 40 Anak Asuh Stunting Dikecamatan Kampa

Kampar – Program Bunda Asuh Anak Stunting merupakan salah satu upaya Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar dalam mendukung percepatan program nasional untuk menurunkan angka stunting.

Untuk itu, DWP Unit Pelayanan (UP) Kabupaten Kampar langsung berkomitmen dan mengambil langkah strategi menjadikan Bunda Asuh 40 Anak Stunting di Kecamatan Kampa yang melibatkan DWP UP Seluruh OPD dilingkup Pemkab Kampar.

Hal tersebut dikatakan Ketua DWP-UP Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Ketua DWP-UP Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampr Ny. Indri Irwan saat menyerahkan bantuan di Desa Kampar Kecamatan Kampa berupa Makanan Bergizi yaitu Susu, Telur.

“40 anak stunting di Kecamatan Kampa ini merupakan Komitmen DWP-UP Kabupaten Kampar untuk menjadi Bunda Asuh yang melibatkan Seluruh DWP-UP seluruh OPD dilingkup Pemkab Kampar,”ungkap Indri, Kamis (7/2/24).

Indri memaparkan bantuan ini akan diberikan secara berkelanjutan dengan berkerja sama dengan seluruh OPD terkait yang memiliki data anak stunting di Kecamatan Kampa.

Anak stunting ini merupakan Rangkaian kegiatan Pemerintah Pusat dan DWP UP Kampar siap Komitmen Membantu Pemerintah Daerah. Bantuan ini berkelanjutan dengan harapan bisa menjadi Normal serta baik sehingga angka stunting di Kampar bisa teratasi, sesuai Komitmen Pj Bupati Kampar dalam percepatan Penurunan Stunting di Kampar.

“DWP UP Diskominfo Kampar telah menyerahkan bantuan 3 Orang anak stunting di Kecamatan Kampa Desa Kampar ini atas nama Mariam Khalisa Umur 1,7 Tahun, Muhammad Aqil Dadillah Umur 2,2 Tahun dan Aldi Saputra Unur 1,4 Tahun,”jelas Indri.

Indri mengajak agar terus  bersama-sama berupaya dan berkomitmen untuk mencapai target Anak Stunting di Kampar menjadi 0 dan semoga tetap fokus agar gizi anak-anak dapat meningkat, sehingga stunting dapat ditangani. (Advertorial Kampar)




Pj. bupati Kampar Resmikan Grand Opening Kedai Kopi Tiga Pilar Kodim 0313/KPR

Bangkinang Kota, Bupati Kampar, Hambali SE, M.BA, MH yang didampingi oleh Pj Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Ny. Ricana Hambali resmikan Grand Opening Kedai Kopi Tiga Pilar Kodim 0313/KPR di Jl. Sudirman Bangkinang Kota, bersebelahan dengan Makodim 0313/KPR. Rabu,7/2/24.

Turut hadir pada Grand Opening Kedai Kopi Tiga Pilar Kodim 0313/KPR ini Kepala OPD, Forkopimda Kabupaten Kampar, Tokoh Sejarawan Kabupaten Kampar dan Perwira Purnawira TNI dan beserta seluruh undangan.

Peresmian tersebut di tandai dengan pemotongan pita bersama dan pemberian piagam penghargaan kepada 3 (tiga) orang tokoh sejarawan kampar dan 2 (dua) perwira purnawirawan TNI.

Komandan Kodim 0313/KPR Letkol Inf. Setiawan Hadi Nugroho S.IP M.IP dalam sambutannya mengatakan terbangunnya kedai kopi ini merupakan hasil karya dari seluruh anggota Makodim 0313/KPR, dan tujuannya untuk mensejahterakan anggota.

Setiawan Hadi memaparkan bahwa Kedai Kopi Tiga Pilar Kodim 0313/KPR ini awalnya merupakan koperasi yang di poles kembali dalam bentuk cafe guna menghidupkan kembali Koperasi TNI yang dinilai sudah kurang produktif.

Selanjutnya Pj. Bupati Kampar juga menyampaikan apresiasi atas diresmikannya Kedai Kopi Tiga Pilar tersebut, beliau berharap dengan dibukanya Kedai Kopi Tiga Pilar Kodim 0313/KPR bisa menjadi fasilitas bagi masyarakat untuk melepas penat setelah beraktifitas dan juga menjadi tempat untuk memperkuat sinergi dan silaturrahmi.

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar saya mengucapkan selamat atas dibukanya Kedai Kopi Tiga Pilar Kodim 0313/KPR, dan berharap semoga kedepannya usaha ini terus sukses dan tambah besar sehingga menjadi inspirasi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.”Ujar Pj Bupati Kampar. (Advetorial Kampar)




Pj Bupati Kampar Ikuti Rapat Paripurna Istimewa HUT Kampar Ke-74

Bangkinang Kota – Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE, MH didampingi Pj Sekda Kampar Drs. H. Yusri, M.Si ikuti rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kampar Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke-74, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Kampar, Selasa,(06/02/2024).

Rapat Paripurna Istimewa dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupten Kampar Muhammad Faisal, ST dan dihadiri oleh Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Setda Provinsi Riau Zulkifli Syukur, Gubernur Riau 1998-2023 Brigjen TNI (Purn) H. Saleh Djasit, DPR RI Syahrul Aidi Ma’azat, Anggota DPD RI H. Edwin Putra SH, MH dan Ibu Misharti, Kejaksaan tinggi Riau Akmal Abas SH. MH serta Forkopimda Provinsi Riau, Bupati dan Pj Bupati Kampar pada masanya, dan Seluruh Anggota DPRD Kampar, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, ninik mamak dan Tamu undangan Lainnya.

Dalam HUT Kabupaten Kampar Ke -74 ini mengusung Tema bersatu membangun negeri dalam peningkatan Sumber Daya Manusia, Penguasaan Ilmu dan Tehnologi, ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan Pembangunan serta pemantapan Ketahanan Pangan dan tata Kelola Pemerintahan Sesuai Visi Indonesia 2045. “Kampar Makin Melaju, untuk Indonesia Emas Tahun 2045”

“Tema ulang tahun Kabupaten Kampar ke- 74 tahun 2024 adalah Kampar makin melaju, menuju indonesia emas tahun 2045, dua kalimat ini merupakan representasi dari kesiapan pemerintah Kabupaten Kampar dalam menghadapi indonesia emas tahun 2045.”Kata Hambali saat memberikan sambutan.

Pj Bupati Kampar memaparkan bahwa dengan mengusung tema tersebut, pemerintah Kabupaten Kampar telah sejalan dengan prioritas pembangunan nasional yakni transformasi sosial, transformasi ekonomi transformasi tata kelola dan transformasi prasarana dasar sebagai mana tertuang dalam rencana pembangunan jangka panjang nasional tahun 2025-2045.

Hambali menyebutkan, Dalam mewujudkan indonesia emas tahun 2045, pemerintah Kabupaten Kampar telah membagi arah kebijakan pembangunan menjadi 4 (empat) tahapan antara lain tahap pertama tahun 2025-2029 yakni penguatan Pondasi transformasi, tahap kedua tahun 2030-2034 melalui percepatan transformasi, tahap ketiga tahun 2035-2039 dengan penguatan transformasi dan tahap keempat tahun 2040-2045 adalah perwujudan kampar maju.

Pj Bupati Kampar juga menyampaikan, Visi Kabupaten Kampar yang tertuang pada rencana pembangunan daerah kabupaten kampar tahun 2023-2026 adalah Kabupaten Kampar Negeri Berbudaya, Berdaya, Dalam Lingkungan Masyarakat Agamis Tahun 2025, dengan misi, yakni Mewujudkan pembangunan nilai budaya masyarakat kampar yang menjamin sistem bermasyarakat dan bernegara untuk menghadapi tantangan global, Meningkatkan manajemen dan kemampuan aparatur dalam mengelola aset daerah dan pelayanan masyarakat, Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang sehat, taat hukum, menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan beriman, bertaqwa yang berwawasan ke depan, Mengembangkan ekonomi rakyat yang berbasis pada sumberdaya lokal dengan orientasi pada agribisnis, agroindustri, dan pariwisata serta mendorong pertumbuhan investasi secara terpadu dan terkait antara swasta, masyarakat, dan pemerintah yang berskala lokal, regional, nasional maupun internasional, dan terakhir mewujudkan pembangunan kawasan seimbang yang dapat menjadi kualitas hidup secara berkesinambungan.

Selanjutnya, Hambali mengajak seluruh instansi, elemen masyarakat, partai politik maupun calon peserta pemilu di Kabupaten Kampar untuk bersama-sama mewujudkan Pemilu 2024 aman, damai dan sukses.

“Tahapan demi tahapan Pemilu 2024 telah dimulai, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kampar untuk menyambut pesta demokrasi ini dengan aman, damai, dan kondusif, agar pelaksanaan Pemilu 2024 di Serambi Mekahnya Provinsi Riau ini dapat berjalan lancar, sehingga Pemilu 2024 dapat terpilih pemimpin yang terbaik untuk membangun Indonesia dan Kabupaten Kampar yang lebih maju di masa yang akan datang.”harap Hambali

“Selamat Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke -74 Kampar Makin Melaju Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”tutup Hambali. (Advetorial Pemkab Kampar)




HUT Kampar ke-74, Pj Bupati Kampar Dinobatkan Sebagai Payung Panji Adat Datuok Rajo Limbago

Bangkinang, 06 Februari 2024

BANGKINANG – Sempena puncak Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-74 tahun 2024, Pj Bupati Kampar Hambali SE, MB.A, MH dinobatkan sebagai Payung Panji Adat Kampar selaku Datuok Rajo Limbago. Selasa,(06/02/2024).

Penobatan dilaksanakan di Balai Adat Kampar Bangkinang Kota oleh Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) Drs Yusri,M.Si Datuok Bandaro Mudo. Gelar Payung Panji Adat datuok Rajo Limbago diberikan kepada Hambali sebagai penghargaan sebagai Pj Bupati Kampar yang merupakan asli putra terbaik Kampar.

Dalam prosesi penobatan, Hambali menggunakan pakaian Datuk Adat dan Ketua LAK langsung memasangkan Detau dan Keris pusako.

Hambali sendiri usai dinobatkan sebagai Dt Rajo Limbago, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.
“Ini sangat istimewa, apalagi berikan sempena hari jadi Kabupaten Kampar, insha Allah amanah ini akan saya laksanakan sesuai dengan adat Kabupaten Kampar.”ucap Hambali.

Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan Hambali kepada LAK yang sejauh ini telah menyatukan semua para ninik mamak di Kabupaten Kampar dan terus membudayakan adat istiadat Kampar.

“Bukan itu saja, sebagai wujud tali bapilin tigo, tigo tungku sajoangan. Insyaallah, pembangunan di Kampar ke depan akan lebih maju dan merata.”tutur Hambali

Hambali juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ini Kampar akan melaksanakan kegiatan Kampar Expo Job Fair (lowongan kerja).

Sementara Ketua LAK Kampar Drs Yusri,M.Si, dalam pidatonya menyampaikan bahwa gelar datuok yang diberikan kepada Pj Bupati kampar ini telah dilakukan kesepakatan lebih dari 500 para ninik mamak di Kabupaten Kampar.

Datuk Bandaro Mudo yang juga merupakan Pj Sekda Kampar, dihadapan seluruh Ninik mamak berharap semoga Dt Rajo Limbago dapat terus menyatukan adat dengan Pemerintah, Ulama dan Ninik Mamak.

Dalam penobatan itu, hadir langsung Anggota DPR RI Dr Syahrul Aidi, Bupati Kampar dan Pj Bupati pada masanya, Forkopimda Kampar, para ninik mamak, ketua dan anggota DPRD Kampar, para Kepala Dinas dan undangan lainnya. (Advetorial Pemkab Kampar)




Kampar Terima Sertifikat Bebas Frambusia Dari Menteri Kesehatan RI.

Jakarta – Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE, MH Terima Sertifikat Bebas Frambusia Dari Menteri Kesehatan RI saat menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) se-Dunia tahun 2024, yang diselenggarakan di Grand Sahid Jaya Hotel Kecamatan Tanah abang Jakarta. Rabu (6/2/2024).

Acara Puncak Peringatan Hari NTDs tersebut ditandai dengan Peletakan Tangan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Deputi WHO , Dr. Momoe, Direktur Jendral kesehatan Masyarakat Dr. Maria Sumiwi dan disaksikan oleh oleh 102 Kabupaten/Kota Se Indonesia dengan mengusung tema Unite Act Eliminate dan tema nasional “Bersatu dan Beraksi, Mewujudkan Indonesia Bebas Penyakit Tropis Terabaikan.”

Penyakit Tropis Terabaikan (NTDs) pada dasarnya adalah infeksi parasit, bakteri, atau virus yang berkembang di kalangan masyarakat, keluarga, dan komunitas termiskin dan terpinggirkan. Penyakit ini menyebar melalui kontak manusia, serangga, air yang terkontaminasi, dan tanah yang dipenuhi telur atau larva cacing.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut ada 11 penyakit yang termasuk NDTs. Penyakit tersebut disebabkan oleh berbagai patogen, termasuk virus, bakteri, protozoa, dan cacing parasit.

Di Indonesia ada sejumlah penyakit NDTs yang diprioritaskan antara lain filariasis, cacingan, schistosomiasis, kusta, dan frambusia. Kemenkes selalu berupaya menargetkan eliminasi 5 penyakit tersebut.

Pada tahun 2024 ini, 102 Kabupaten yang lolos Asesmen dan berhak menerima sertifikat frambusia dan Eliminasi Filariasis yang terdiri dari 99 kabupaten Bebas Frambusia dan 3 Kabupaten Penerima Sertifikat Eliminasi Filariasis.

Salah satunya, berkat Komitmen bersama Kabupaten Kampar Menerima Sertifikat Bebas Frambusia yang diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan langsung diterima oleh Pj Bupati Kampar H. Hambali, SE, MH.

Dalam wawancara Tim Liputan Diskominfo Kampar, Pj Bupati Kampar H. Hambali. SE, MH mengatakan bahwa Pada hari ini 102 Kabupaten/ Kota diundang untuk menerima Sertifikat Sertifikat Bebas Frambusia yang mana Kabupaten Kampar sudah memenuhi syarat dan Bebas dari Penyakit Frambusia.

“Frambusia merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, dan sangat menular. Dan infeksi ini biasanya terjadi di negara wilayah tropis yang memiliki sanitasi buruk. Frambusia ini juga banyak menyerak anak-anak usia kurang dari 15 Tahun.”terang Hambali

Pj Bupati Kampar Hmbali juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terkait yang sudah bekerja sama serta mensosialisasikan dalam menjaga Pentingnya Kebersihan lingkungan sehingga penyakit Frambusia ini bisa teratasi di Kabupaten Kampar.

“Kabupaten Kampar selalu berupaya untuk mempertahankan status bebas Frambusia tentunya kami selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan lingkungan yng sehat dan Pola Hidup yang sehat.”tutupnya.”

Sebelumnya Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi langkah kepala daerah dalam rangka pengendalian NTDs di wilayahnya dan berharap agar masyarakat dapat hidup lebih bersih dan sehat.

“Menurut WHO di indonesia ada 11 Penyakit menular yang termasuk NDTs, dan yang kita urus terlebih dahulu cuman 5 yaitu filariasis, cacingan, schistosomiasis, kusta, dan frambusia.”ungkapnya.”

Ia juga menympaikan, bagaimana kita bis bebas dari penyakit ini adalah jaga lingkungan kita yang sehat dan pola hidup yang sehat seperti sebelum makan cuci tangan pakai sabun terlebih dahulu.

“Saya mengucapkan selamat kepada 102 Kabupaten/Kota yang Asesmen menangani Penyakit NDTs dan sudah bekerja keras mudah-mudahan memberi motivasi Kepada Daerah lain.”tutupnya.” (Advetorial Pemkab Kampar)




Pemkab Kampar Serahkan Penghargaan Bagi Pelaku UMKM Di Hari Jadi Kampar ke-74.

Bangkinang Kota : Bersempena Peringatan puncak Hari Jadi Kampar ke 74 Tahun 2024 Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kampar melalui Penghargaan yang langsung diserahkan oleh Pj Bupati Kampar kepada para pengusaha dan owner yang menjadi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kantor Bupati Kampar, Selasa, 06/02

Ke 3 (tiga) UMKM yang memperoleh penghargaan dari Pemkab Kampar tersebut diantaranya Karupuok Lomang Balado Ummi Kuok yang meraih juara I pada ajang Lomba Bangga Buatan Indonesia tahun 2023 Kategori Kuliner, Blado Snack Paling Kreatif dan Inovatif kategori Kuliner serta Jahe Merah Ule asal Bangkinang kategori penjualan terbanyak pada forum kapasitas Nasional Tahun 2023 wilayah Sumbagut.

Penghargaan UMKM dari Pemkab Kampar ini telah memberikan nama baik bagi Kabupaten Kampar yang telah memperoleh berbagai prestasi di tingkat Provinsi bahkan Nasional.

Ketua Dekranasda Kampar Ricana Djayanti Hambali usai penyerahan penghargaan oleh Bupati Kampar merasa sangat bangga dan mengapresiasi atas prestasi pelaku UMKM Kampar Yang sudah dikenal di luar Kampar ini.

“Kuliner kampar ini lain dari daerah lain, Kampar memiliki ciri dan rasa yang khas” Kata Ricana Djayanti Hambali.

Ricana memaparkan dalam memajukan sektor UMKM, kita harus terus berinovasi dan berkreasi agar hasil UMKM kita mempunyai nilai tambah serta berkualitas sesuai dengan standar Nasional Indonesia (SNI).

Ricana menambahkan selain dari kualitas juga yang tak kalah penting adalah packaging atau kemasan yang menarik serta memiliki fungsi untuk melindungi produk itu sendiri.

“Kemasan ini memainkan peran penting dalam keberhasilan penjualan produk, baik itu bentuk dan disign yang menggambarkan informasi tentang produk tersebut, sehingga konsumen dapat dimudahkan dalam memilih dan memperoleh informasi untuk membuat keputusan saat membeli.“tutur Ricana

Ketua Dekranasda Kampar ini melanjutkan setelah produk UMKM kita jadi, yang harus diperhatikan adalah daya tahan produk, sehingga dapat dikonsumsi dalam waktu yang lama, apalagi untuk produk yang akan di ekspor ke Luar Negeri.

Ricana berharap dan meminta kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Kampar agar seluruh hasil produk UMKM bisa menjadi raja di kampung sendiri.

“Kita tidak ingin hasil UMKM kita susah dicari di Kampar namun tersedia di luar Kampar, sehingga masyarakat sendiri tidak tahu bahwa kita mempunyai produk UMKM yang menjadi kebanggaan masyarakat di Kabupaten kampar.”pinta Ricana Hambali. (Advetorial Pemkab Kampar)




Bupati Rohil Serahkan 84 SK PNS Formasi Tahun 2021 dan Lantik Jabatan Fungsional Tertentu

Diskominfotik Rohil – Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong SIP, M.Si serahkan SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2021 sekaligus pengambilan sumpah PNS serta pelantikan jabatan fungsional tertentu di lingkungan Pemkab Rohil, Selasa (6/2/2024).

Penyerahan sebanyak 84 SK PNS yang dipusatkan di lantai empat kantor BPKAD tersebut dihadiri Sekda Rohil H Fauzi Efrizal, S.Sos kepala BKPSDM Acil Rustanto, beberapa kepala OPD, Perwakilan Kemenag Rohil, Komisioner Baznas, serta berbagai unsur lainnya.

Bupati Rohil Afrizal Sintong dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat fungsional dan seluruh PNS yang telah diserahkan SK nya 100 persen.

“Atas nama Pemerintah Daerah tentunya kami menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang telah diserahkan SK nya,” kata Bupati.

Dengan telah diserahkan nya SK tersebut, Bupati berharap agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah yang telah di ucapkan.

“Bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah yang di ucapkan. Dimana kita harus mendahulukan kepentingan negara dari pada kepentingan pribadi,” tegasnya.

Jadi PNS itu lanjut Bupati, sangatlah berat karena semua yang dikerjakan harus di pertanggungjawabkan. Apalagi, orang-orang yang lolos PNS merupakan orang-orang pilihan.

“Saya yakin kita semua bisa bekerja dengan baik sesuai dengan aturan yang ada. Kami tidak mau ada pegawai kami yang tersandung hukum,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan para PNS dapat mendukung seluruh program dan kebijakan pemerintah daerah dalam memajukan Kabupaten Rohil kedepan.

“Terus tingkatkan pelayanan kepada masyarakat. Jaga nama baik kepala daerah. Sebab, jika semua pekerjaan baik maka akan baik pula nama daerah nya,” katanya.

Selain itu, Bupati juga meminta agar seluruh PNS menjaga kekompakan mulai dari atasan hingga bawahan. “Kita berharap Rohil ini terus lebih baik, terus tingkatkan layanan kepada masyarakat, bisa menjaga yang sifatnya rahasia kedinasan serta patuh pada atasan. (Rls/Iwn/KOM.1)




SKK-Migas Sumbagut Dan KKKS Bersilaturrahmi Dengan Pj Bupati Kampar, Hambali :”Setiap Perusahaan dibawah SKK Migas Harap Penuhi PI 10%”

BANGKINANG KOTA – Dalam silaturahmi Pj Bupati Kampar Hambali,SE,MH, bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK-Migas) Sumatera Bagian Utara (sumbagut), Bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), selasa (5/2/2024).

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Hambali mendukung rencana strategis pemerintah yang bertujuan mendukung pencapaian target 1 juta barel minyak per hari (BOPD) pada 2030 yang bertajuk kerja sama bisnis aliansi strategis reaktivasi sumur idle.

Rapat sekaligus silaturahi yang di laksanakan di ruang rapat lantai III kantor Bupati itu, hadir beberpa perusahaan dibawah SKK Migas Manger SPR Langgal Alfianrozi, PT. SPRL Rafiq Adriansya, PHR-Land Kurniawan, BSP Riki Hardiansyah, APS Siak Kampar Indonesia Hasto Hartono, APAWI Fadli Ardiasyah, PHR Zona I Renita Yulia, PT. EMP Imulyadi, PT. BKSE Rinto Pramono, PT RP Mahato Satria Antoni, Relation PHE Siak Saidu Rifai, Kadis DLH Yurico Efril, dan beberpa Camat diwilayah Kerja SKK Migas.

Lebih lanjut, Hambali menyampaikan bahwa kerjasama SKK Migas ini terkait dengan Pelaksanaan Kegiatan Pencarian dan Produksi Minyak dan Gas Bumi diwilayah Kabupaten Kampar.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 37 Tahun 2016, tentang Participating Interest (PI) maksimal 10 persen pada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang wajib ditawarkan oleh kontraktor kepada BUMD setempat.

“Atas nama Pj Bupati Kampar saya mengingatkan, agar program ini dapat dimaksimalkan reakisasinya kepada daerah atau masyarakat langsung. Bukan itu saja, terkait tenaga lokal sesuai aturan bahwa setiap perusahaan 40% harus mengadopi tenaga lokal.”ujar Hambali

Hambali melanjutkan dengan demikian, atas kerjasama ini Pemerintah Kabupaten Kampar melalui DPMPTSP juga minta untuk melakukan beberapa perizinan yang dibutuhkan perusahaan, serta mengkoordinir CSR setiap Perusahaan terkait pelaksanaan Kampar Expo tahun 2024.

Selanjut terkait pengembangan percepatan pembangunan UMKM di Bangkinang Riverside, saat ini telah ada empat perusahan di bawah SKK Migas yang telah berkontribusi, pertama Pertamina Hulu Rokan (PHR) Pertamina Hulu Energi (PHE), Textal Mahato, serta Bumi Siak Pusako (BSP).

Hambali juga minta Overvieu kegiatan Hulu Migas diwilayah kabupten kampar tahun 2024 dalam Rangka Mencapai Target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.”tutur Hambali”.

Sementara itu Manager Rahmad Firdaus yang diwakili Rohadi menyampaikan, bahwa di wilayah Kampar sendiri saat ini terdapat 30 sumur produksi migas.

Kemudian Rohadi juga menyampaikan, bahwa perusahaan-perusahaan dibawah SKK Migas telah menyampaikan program Stunting dan Bangkinang Revierside. Bukan itu saja, juga ada program setifikasi profesi latihan kerja di Kemenaker RI, Sistem peningkatan klbagi kepala sekolah tetang sain, serta program Desa Energi Biogas.

Dalam rapat, benerapa Camat seperti Camat Kuok Hadinur, Camat Tapung Sofyandi, Taoung Hilir Nurmansyah, Tapung Hulu Wira Sasra, Koto Kampar Hulu dan Camat Siak Hulu menyampaikan aspirasi atas kerjsama yang baik dan yang kurang memuaskan selama ini. (Advetorial Pemkab Kampar)




Sekda Rohil Dorong Kepatuhan PNS Dalam Apel Pagi Serta Urusan Pertanggungjawaban Pengadministrasian

Diskominfo Rohil – Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, Fauzi Efrizal, meminta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk menunaikan kewajiban mereka terkait pelaporan harta kekayaan dan persiapan surat pertanggungjawaban kegiatan tahun 2023. Dirinya juga mengingatkan kepada pemegang kegiatan untuk menyiapkan seluruh Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) kegiatan tahun 2023 kemarin.

” Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Riau akan melakukan pemeriksaan di daerah Rohil pada bulan Maret mendatang. Kita harus menyiapkan semua SPJ terutama menyangkut masalah aset agar tidak ada temuan,” kata Sekda saat memimpin apel pagi, Senin (5/2/2024) diparkiran kantor Bupati, batu 6, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Dikatakan Sekda, deadline pelaporan LHKPN adalah pada 30 Maret 2024. Dia memohon kepada seluruh pejabat yang memiliki kewajiban harus melaporkan harta kekayaannya.

Selain menyinggung kedua hal tersebut, sekda juga mengingatkan seluruh PNS untuk rutin mengikuti apel pagi sebagai bentuk ajang silaturahmi juga sebagai wujud partisipasi aktif dalam kegiatan rutin pemerintahan. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa apel pagi bukan hanya sebagai formalitas, tetapi juga sebagai momen untuk membangun komunikasi yang baik antara sesama pegawai negeri sipil.

“Apel pagi bukan sekadar tugas rutin, tetapi juga sebagai kesempatan untuk bersatu, berkomunikasi, dan membangun semangat kebersamaan. Mari manfaatkan setiap momen apel pagi ini sebagai wadah silaturahmi dan saling berbagi informasi. Dengan hadirnya setiap individu, kita dapat lebih kuat sebagai satu kesatuan dalam mewujudkan tugas dan tanggung jawab kita sebagai aparatur pemerintahan,” ujar Sekda, menegaskan

Dalam suasana apel pagi yang penuh semangat, Sekda mengajak seluruh PNS untuk berkontribusi aktif dalam upaya menjaga disiplin, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan lingkungan kerja yang positif. Ajakan ini tidak hanya sebagai panggilan tugas formal, tetapi juga sebagai dorongan untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan penuh motivasi, yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan di Kabupaten Rokan Hilir. (Rls)